Jakarta, TopBusiness – Memiliki banyak kendala dalam kegiatan operasional perusahaan selama ini nyatanya tak menghalangi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Among Tirto Kota Batu mencatatkan kinerja yang mumpuni sepanjang 2022.
Ada banyak catatan positif yang ditorehkan BUMD Kota Batu ini, di antaranya hasil penilaian kinerja tahun 2022 dengan skor 3,29 atau kategori Sehat, lebih baik dari 2021 sebesar 3,08 (Sehat). Laba setelah pajak terus menanjak dalam enam tahun terakhir atau sejak tahun 2016.
Tahun 2021, Perumdam Among Tirto Kota Batu meraih laba setelah pajak Rp 2,343 miliar, lebih baik dari Rp 2,282 miliar pada 2020 dan Rp 2,235 miliar pada 2019. Dengan kenaikan laba tersebut otomatis setoran ke pemerintah daerah dalam bentuk PAD (pendapatan asli daerah) juga meningkat. Selama ini porsi dividen untuk pemerintah daerah adalah 55 persen dari laba bersih.
Tak hanya laba, jumlah pelanggan Perumdam Among Tirto Kota Batu juga ada kenaikan dari 17.761 pada 2021 menjadi Rp 19.509 pelanggan. Cakupan layanan teknisnya saat ini 28% dan cakupan layanan administrasi 39%. Namun pendapatan Perumdam Among Tirto Kota Batu pada 2022 terkoreksi dari Rp 17,006 miliar pada 2021 menjadi Rp 16,157 miliar.
Untuk kendala utama yang dihadapi Perumdam Among Tirto Kota Batu selama ini adalah pertama tarif air yang tidak pernah mengalami penyesuaian tarif sejak tahun 2002 atau selama 21 tahun ini. Kendala lainnya adalah tingkat kebocoran air atau NRW yang masih tinggi, yakni sebesar 37,78%.
Hal itu terungkap dalam penjurian TOP BUMD Awards 2023 yang menghadirkan finalis dari Perumdam Among Tirto Kota Batu. Hadir dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian ini antara lain Direktur Utama Perumdam Among Tirto Kota Batu Sunaedy, ST, MAP, Kepala Bagian Keuangan dan Administrasi Eka Tejawati , SE, MM, Kepala Seksi SDM Fuad Ferdiansyah SE, Staff IT Erwan Ari, Amd, dan Staf Keuangan Rossi.
Sunaedy menjelaskan, penyebab kenaikan kinerja layanan dan bisnis tersebut karena beberapa upaya yang dilakukan Perumdam Among Tirto Kota Batu, antara lain penurunan tingkat kehilangan air. Selain itu, penyempurnaan data GIS, penambahan pemasangan meter induk, serta intensitas deteksi kebocoran dengan menggunakan alat.
Manajemen Perumdam Among Tirto Kota Batu juga melakukan langkah efisiensi biaya operasional dengan pengetatan terhadap biaya non valuable added, melakukan cost analisis serta penggunaan teknologi informasi (TI).
Untuk menggenjot pendapatan usaha, menurut Sunaedy, pihaknya memperluas jaringan pelayanan ke perumahan-perumahan serta memperbaiki akurasi pencatatan meter dan meterisasi. “Dari aspek di atas didukung oleh pemberdayaan dan pemanfaatan teknologi informasi secara maksimal,” kata Sunaedy.
Dalam presentasinya, Sunaedy memaparkan ada sekitar 14 sistem IT atau aplikasi yang digunakan secara internal dan eksternal untuk mendukung keberhasilan kinerja Perumdam Among Tirto Kota Batu. Sistem IT tersebut pertama adalah SAPA Pelanggan. “Ini merupakan aplikasi android untuk pelanggan meliputi pengaduan, pasang baru, cek tagihan, dan ilustrasi tarif,” kata Sunaedy.
Selain itu ada SEHATI (Sistem Hitung Akurat dan Informatif) untuk sistem baca meter dengan aplikasi android. Ada lagi PRAKTIS (Pembayaran Rekening Air Tanpa Ribet) yang digunakan untuk penagihan dan kasir keliling dengan aplikasi android dan print thermal.
Termasuk sistem informasi untuk internal adalah CATAT METER MANDIRI, suatu aplikasi android untuk pelanggan jika akan mencatat meter secara mandiri. Perumdam Among Tirto Kota Batu juga memiliki Website yang berisi informasi untuk publik. Ada pula SIBANYU yang merupakan sistem aplikasi penunjang kegiatan internal berbasis web based.
Selain itu ada WORK ORDER, sebuah sistem aplikasi tugas dan pelaporan kegiatan sehari-hari. Ada pula sistem informasi penilaian pegawai berbasis KPI (Key Performance Indicator). Perumdam Among Tirto Kota Batu juga sudah mengaplikasikan sistem BILLING untuk pembayaran pasang baru. Ada pula PANTAU (Monitoring Direktur), sebuah aplikasi android monitoring keuangan dan perkembangan pelanggan. Kemudian ada Sistem Aplikasi WhatsApp Center untuk pemberitahuan ke pelanggan, penerapan Geographic Information System (GIS) untuk pemetaan jaringan, ASET DIGITAL untuk pencatatan aset, serta APLIKASI GUDANG untuk pencatatan gudang
Selain mengaplikasikan berbagai solusi TI, Perumdam Among Tirto Kota Batu memiliki inovasi lainnya yakni Mobil Keliling. Ini merupakan kegiatan untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran rekening air secara terpusat di kantor desa setempat.
“Manfaatnya, pelanggan dapat melakukan pembayaran secara terpadu di lingkungan kantor desa sekaligus melakukan pengurusan keperluan lain di kantor desa,” kata Sunaedy.
Inovasi lainnya adalah Kasir Portable, merupakan aplikasi yang dibuat untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran rekening air di rumah karena akan ada petugas yang mendatangi rumah pelanggan.
Selain itu aplikasi ini memudahkan petugas penagihan untuk melakukan penagihan tunggakan rekening air. “Aplikasi ini berbasis android yang terhubung pada printer portable dengan koneksi bluetooth, sehingga petugas dapat melakukan cetak bukti transaksi pembayaran rekening air di lokasi. Bukti pembayaran ini dinyatakan resmi dan telah diakui oleh perusahaan kami,” tuturnya.
Sedangkan manfaatnya, pelanggan dapat menghemat biaya akomodasi yang biasanya diperlukan untuk melakukan pembayaran rekening ke kantor maupun mitra pembayaran lain. Selain itu, pelanggan tidak dikenakan biaya administrasi tambahan untuk dapat menikmati pembayaran di rumah. “Ini juga lebih efektif dan efisien karena pelanggan tidak perlu keluar rumah dalam melakukan pembayaran air,” ucap Sunaedy.
