Jakarta, TopBusiness – Membawakan judul presentasi ”Inovasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”, Perumda Air Minum Kabupaten Demak berhasil melewati sesi penjurian yang merupakan salah satu rangkaian dari ajang TOP BUMD Awards 2023.
Kinerja
Banyak hal diungkap Perumda Air Minum Kabupaten Demak pada sesi penjurian kali ini. Misalnya, dari sisi kinerja, berdasarkan Direktorat air minum – Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, perusahaan air minum ini memiliki tingkat kinerja tergategori sehat dengan nilai kinerja 3.37.
Lebih jauh seperti dikatakan Bambang, Pimpinan Unit Mranggen Jawa Tengah, layanan Perumdam Kabupaten Demak sudah menjangkau 10 Kecamatan dari 14 Kecamatan yang ada di Kabupaten Demak. Adapun dari sisi jumlah pelanggan, Perumdam Kabupaten Demak sudah memiliki 64.122 pelanggan.
Masih dari sisi kinerja bisnis, secara umum bisa dikatakan Perumdam Kabupaten Demak berhasil meraih peningkatan, terutama dari sisi laba di mana perusahaan berhasil mengkerek laba sekitar 34,56%.
“Berdasarkan target kinerja, laba perusahaan yang semula ditargetkan sebesar Rp2.418.326.292 realisasinya sebesar Rp3.254.036.778 atau naik sebesar Rp835.710.482 (34,56%),” ujar Bambang.
Sementara dari sisi asset, perusahaan juga berhasil meraih pertumbuhan. Dikatakan Bambang, realisasi asset pada tahun 2021 sebesar Rp139.480.500.810, di tahun 2022 realisasinya Rp145,056.679.506 atau naik Rp5.576.178.696 dengan presentasi pertumbuhan 3,84%.
“Kemudian pendapatan penjualan air realisasi di tahun 2021 Rp44.622.341.852, realisasi tahun 2022 Rp53.549.408.635 atau naik Rp8.927.066.783 naik 16,67%,” lanjutnya.
Untuk tata kelola perusahaan, secar umum berdasarkan skor penilaian GCG, dari total 100, perusahaan berhasil meraih 73,59 poin.
Inovasi dan Kontribusi
Selain mengungkap berbagai capaian kinerja perusahaan, pada sesi penjurian Perumdam Kabupaten Demak juga membeberkan sejumlah inovasi yang telah dilakukan. Misalnya, untuk mempermudah pelanggan dalam melakukan pembayaran perusahaan kini sudah menyediakan channel pembayaran online.
“Pembayaran tagihan rekening air sudah bisa melalui BRIVA BRI dan ATM BPD Jateng, toko waralaba Indomaret dan Alfamart, serta di market Shopee dan Bukalapak,” ungkap Bambang.
Tidak hanya dapat mempermudah pelanggan dalam urusan pembayaran rekening air, melalui solusi pembayaran yang bisa dilakukan di berbagai channel tersebut diharapkan juga bisa menjaga keseimbangan cahsflow.
Menariknya lagi, Perumdam Kabupaten Demak juga sudah memiliki bernama SIPGAN (Sistem Informasi Pelayanan Pelanggan).
”Kami luncurkan (SIPGAN) ini salah satunya adalah biar pelanggan ketika membayar di agen-agen terutama yang di desa-desa dan kecamatan dia bisa mengecek langsung apakah tagihannya sudah terbayarkan, terus kemudian dia tagihannya berapa, ada tunggakan berapa bulan. Kemudian di SIPGAN juga ada informasi gangguan air,” jelas Bambang.
Inovasi lain yang telah dilakukan Perumdam Kabupaten Demak antara lain untuk pembacaan meter perusahaan juga sudah menggunakan sistem barcode yang berbasis titik koordinat yang diharapkan bisa lebih akurat dan menaikkan pendapatan. Begitupun dalam hal pengadaan barang dan jasa, di mana Perumdam Kabupaten Demak sudah menggunakan sistem elektronik.
Beralih ke soal kontribusi perusahaan, dalam hal ini Perumdam Kabupaten Demak tergolong rutin dalam menyetor deviden untuk pemerintah daerah tiap tahunnya.
“Tahun 2021 kami bisa menyetor deviden Rp1.421.915.800. Di tahun 2022 kita bisa setor Rp1.263.343.110,” pungkas Bambang.
Penulis: Fauzi
