Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini berpotensi bergerak melemah.
Daily Research Report oleh Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, menyatakan Terdorong Sentimen Global, IHSG Berpotensi Melemah.
Pada penutupan Jumat (17/3) lalu, pasar AS bergerak melemah. Dow Jones melemah 1,19%, S&P 500 1,10%, dan Nasdaq 0,74%. Pasar global akan berfokus pada persetujuan UBS akan mengambil alih Credit Suisse. Kemudian, pada hari Selasa akan dirilis data penjualan rumah yang sudah ada, diharapkan market akan rebound.
Pada hari Kamis, akan dirilis data klaim pengangguran awal, indeks aktivitas nasional Chigago Fed dan data penjualan rumah baru. Dan pada hari Jumat, akan dilihat pertama kali data durable goods di bulan Februari dan flash PMI’s.
Pasar komoditas terpantau menyamping pada Jumat (17/03) kemarin. Minyak WTI melemah 2,47% ke level USD 66,74/bbl, Brent menguat 0,49% ke level USD 73,29/bbl, harga batubara melemah 0,57% di level USD 173/ton, nikel menguat 0,20% ke level USD 23.545 dan CPO -0,36% ke level MYR 3.921. Harga emas terpantau menguat 3,46% ke level USD 1.990/toz.
Bursa Asia bergerak menguat pada Jumat (17/03) kemarin. Kospi menguat 0,75%, Nikkei 1,20%, Hang Seng 1,64%, dan Shanghai 0,73%.
IHSG ditutup menguat 1,71% ke level 6.678,2. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga menguat 1,99% ke level 206. Investor asing pada Jumat lalu mencatatkan total net buy sebesar Rp 1.008,4 miliar. Pada pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 964,5 miliar, dan negosiasi pasar mencatatkan net sell asing Rp 43,9 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh BBRI (Rp 492,2 miliar), GOTO (Rp 352 miliar), dan BMRI (Rp 78,2 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatat BBCA (Rp 161,1 miliar), MDKA (Rp 63,6 miliar), dan HMSP (Rp 58,6 miliar). Selain itu, top sector gainer pada Jumat (17/03) adalah sektor IDXENER, sementara yang menjadi pecundang sektor teratas datang dari IDXTECH. Emisi top leading movers adalah BBRI, BYAN, BMRI, sementara top lagging movers emiten adalah GOTO, CMRY, HMSP.
Pagi ini Nikkei melemah 0,13% dan KOSPI 0,19%. “Kami melemahnya IHSG berpotensi melemah pada hari ini, seiring dengan beragamnya sentimen dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
