Jakarta, TopBusiness – IHSG ditutup turun 0.46% karena net sell asing Rp283,6 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah TLKM, BBCA, GGRM, UNVR dan ANTM.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, IHSG masih berada di support kuat 6850. “Jika tetap bertahan di atas 6850, ada potensi teknikal rebound. Level resistance berada 6900-6920,” ujarnya, Kamis (3/8/2023).
Bursa Asia Pasifik Koreksi
Kemarin bursa regional Asia Pasifik mengalami pelemahan, dengan penurunan terbesar dicatat oleh Nikkei dan Hang Seng masing-masing sebesar 2,30% dan 2,47%.
Fitch menurunkan credit rating Amerika Serikat dari AAA menjadi AA+. Pada malam sebelumnya sebagian besar bursa AS melemah.
Penurunan Nikkei akibat tekanan saham sektor utilities dan teknologi kesehatan, sementara koreksi Hang Seng terutama akibat penurunan saham healthcare.
Korea Selatan melaporkan inflasi 2,3% YoY pada Juli 2023, di bawah ekspektasi.
Wall Street Koreksi Signifikan
Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,98%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi sebesar 1,38%, bahkan indeks Nasdaq turun lebih dalam sebesar 2,17%.
Fitch menurunkan credit rating AS menjadi AA+ dari AAA, dengan alasan diperkirakan terjadi penurunan fiskal dalam tiga tahun yang akan datang.
Saham-saham seperti Amazon, Alphabet, dan Microsoft masing-masing turun lebih dari 2%, sementara saham Nvidia melemah hampir 5%.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Kamis (3/8):
1. ULTJ: Spec Buy
Support di 1820, cutloss jika break di bawah 1800. Jika tidak break di bawah 1800, potensi naik ke 1870-1940 short term.
2. MDKA: Buy on Weakness
Support di 3360, cutloss jika break di bawah 3330. Jika tidak break di bawah 3330, potensi naik ke 3500-3700 short term.
3. ACES: Spec Buy
Support di 650, cutloss jika break di bawah 620. Jika tidak break di bawah 650, potensi naik ke 685-710 short term.
4. DRMA: Spec Buy
Support di 1500, cutloss jika break di bawah 1470. Jika tidak break di bawah 1500, potensi naik ke 1585-1650 short term.
5. INDY: Buy if Break 1970
Resistance di 2025-2065. Support di 1890, cutloss jika break di bawah 1830.
6. BNGA: Spec Buy Support di 1670, cutloss jika break di bawah 1630. Jika tidak break di bawah 1630, potensi naik ke 1700-1730 short term.
