Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, berpotensi menguat.
Penelitian Harian Samuel, Jumat, 11 Agustus 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat.
Bursa AS ditutup menguat pada Kamis (10/8). Dow Jones +0,18%, diikuti S&P 500 0,03% dan Nasdaq 0,12%. Pasar AS bergerak menguat seiring dengan hasil pendapatan Disney yang di atas ekspektasi dan data inflasi yang lebih rendah dari ekspektasi pasar di level +3,2% YoY (cons: +3,3%).
Pasar komoditas terpantau bergerak melemah. Minyak turun 1,58% ke level USD 82,9/bbl, batubara naik 0,35% ke level USD 143/ton, nikel melemah 0,43% ke level USD 20.430 dan CPO melemah 1,0% di level MYR 3.727. Sedangkan harga emas terpantau melemah 0,21% ke level USD 1.945/toz.
Bursa Asia pada Kamis (10/8) ditutup menguat. Nikkei menguat 0,84%, menyusul Hang Seng 0,01%, dan Shanghai 0,31%.
IHSG ditutup menguat 0,26% ke level 6.893,3 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 17.922,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 428,9 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 18.351,6 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ASII (Rp 61,5 miliar), GOTO (Rp 49,9 miliar), dan BBRI (Rp 44,6 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 244,2 miliar), BMRI (Rp 147,4 miliar), dan BBNI (Rp 73,1 miliar). Top leading movers emiten BYAN, BMRI, TLKM, sementara top lagging movers emiten ASII, AMRT, MDKA.
Pagi ini Nikkei tutup dan KOSPI dibuka menguat 0,38%. “Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak menguat, seiring dengan sentimen global dan regional,” demikian sebut penelitian.
