TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kunjungi ITC Cempaka Mas, Mendag Janji Lindungi UMKM dari Barang Impor

Achmad Adhito
11 October 2023 | 10:04
rubrik: Ekonomi
Serunya Serbuan E-Commerce di Indonesia

Ilustrasi (Sumber: Istimewa)

Jakarta, TopBusiness—Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan, pemerintah akan terus berupaya agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat terus tumbuh dan berkembang. Menurut Mendag Zulkifli Hasan, jika UMKM tumbuh, Indonesia bisa menjadi negara maju. Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat meninjau pedagang di ITC Cempaka Mas, Jakarta (10/10/2023).

“Pemerintah akan terus mendukung agar UMKM Indonesia dan pasar dalam negeri kita bergairah, berkembang, serta bertumbuh. Kalau UMKM-nya tumbuh, industri tumbuh, dan toko ramai, pengangguran bisa mendapatkan pekerjaan dan nantinya akan membayar pajak. Hal inilah yang bisa membuat negara maju. Jika negara maju, kita bisa ekspor ke luar negeri,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan dalam keterangan resmi, pemerintah juga akan mengendalikan impor agar barang- barang impor tidak membanjiri pasar dalam negeri. “Kalau barang impornya banjir, pelaku UMKM menjadi kalah dan tertekan. Untuk itu, pemerintah mengembalikan sistem pengawasan di luar kawasan pabean (post-border) menjadi pengawasan di kawasan pabean (border). Jadi, barang impor akan diperiksa kelengkapannya. Misalnya, kesesuaian terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI), izin impor, dan sertifikat impor. Kita perketat. Pemerintah juga sedang merumuskan positive list untuk produk impor yang bisa masuk ke Indonesia,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Pemerintah, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, juga mengatur media sosial, social commerce, dan niaga elektronik (e-commerce). Aturan ini agar UMKM Indonesia tidak terganggu. Mendag Zulkifli Hasan berharap, para pedagang yang sudah memiliki toko luring bisa mengembangkan usaha mereka dengan berjualan secara daring.

“Toko-toko yang berjualan fisik harus belajar pemasaran digital. Hal ini harus dilihat sebagai peluang untuk UMKM agar bisa tampil di platform digital. Jadi, produk UMKM kita bisa dilihat seluruh dunia. Kedua toko, baik fisik dan daring, diharapkan bisa berkembang dengan baik. Digital adalah suatu keniscayaan karena di masa depan semuanya akan digital, sehingga pemerintah harus mengatur,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.

BACA JUGA:   Minyakita Langka di Pasaran, Ini Kata Mendag
Tags: kemendagMendag Zulkifli hasanumkm dan barang impor
Previous Post

Boeing Garuda Lolos Uji Terbang Bahan Bakar Ramah Lingkungan Pertamina

Next Post

PUPR Bersama Komisi V DPR RI Resmikan 3 Jembatan Gantung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR