TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Listing di BEI, Perusahaan PMA China Ini Targetkan Laba Melambung 135%

Busthomi
11 October 2023 | 11:36
rubrik: Capital Market
Listing di BEI, Perusahaan PMA China Ini Targetkan Laba Melambung 135%

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Koka Indonesia Tbk, perusahaan yang bergerak dalam bidang kontraktor umum proyek konstruksi, teknik mesin, teknik geoteknik, desain interior dan furniture, yag merupakan salahs atu PMA China ini telah resmi mencatatkan sahamnya untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham “KOKA”.

Di perdagangan debutnya, harga saham KOKA dibuka menguat 34,38 persen ke posisi Rp172. Adapun harga penawaran umum saham perusahaan jasa konstruksi bangunan ini senilai Rp128. Meski dibuka menguat signifikan atau nyaris menyentuh level auto-rejection atas (ARA), namun kenaikan harga KOKA berbalik melambat.

Pada pukul 9.12 WIB, volume transaksi KOKA tercatat sebanyak 222,5 juta, sedangkan nilai transaksi sebesar Rp34,78 miliar. Level terendah saham perseroan di posisi 135 atau masih tercatat menguat 5,47 persen dari harga penawaran.

Jumlah saham yang dilepas dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebanyak 715.333.000 lembar saham baru yang mewakili 25% dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan, dengan harga Rp 128 per lembar saham. Dengan demikian KOKA akan memperoleh dana sebesar Rp 91,5 miliar dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 366 miliar.

Dana yang dihimpun dari hasil Penawaran Umum akan digunakan sekitar 17% untuk belanja modal meliputi pengadaan alat berat baru, dan sisanya sekitar 83% akan digunakan untuk modal kerja meliputi pembayaran material bahan baku konstruksi, biaya logistik pengiriman, biaya operasional di lokasi proyek dan biaya administrasi yang timbul dalam proyek. PT Koka Indonesia Tbk telah menunjuk UOB Kay Hian Sekuritas dan KGI Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.

Kinerja Perseroan sendiri pasca pandemi Covid-19 secara konsisten bertumbuh dimana pada tahun 2022, Perseroan berhasil mencetak pendapatan sebesar Rp 183 miliar atau naik sekitar 131% dari pencapaian tahun 2021 sebesar Rp 140 miliar.

BACA JUGA:   Siap IPO, Perusahaan Pemilik Cinema XXI Ini Tawarkan Harga Saham Segini

Perseroan juga mampu mencetak laba bersih sebesar Rp 19 miliar selama tahun 2022, tumbuh 75% dari pencapaian tahun 2021.

Gao Jing, Direktur Utama PT Koka Indonesia Tbk, menyampaikan bahwa pencapaian positif ini utamanya disebabkan oleh keunggulan-keunggulan yang dimiliki Perseroan dibandingkan kompetitornya dimana salah satunya Perseroan tergabung dalam China – Indonesia Trade Associaton, sehingga Perseroan memiliki jaringan yang kuat dengan para perusahaan-perusahaan asing yang berpotensi menjadi klien Perseroan.

“Selain itu, teknologi yang kami terapkan di Indonesia merupakan yang termutakhir dan didukung oleh sumber daya manusia yang berkompeten baik dari luar maupun dalam negeri. Hal ini yang membedakan Koka dari para pesaingnya, sehingga kinerja kami selama 2 tahun terakhir dapat tumbuh secara signifikan,” jelas Gao, di Jakarta, Rabu (11/10/2023).

Kedepannya, Perseroan menargetkan untuk tetap meningkatkan kinerjanya secara positif, dimana pada tahun 2023, Perseroan menargetkan pendapatan sekitar sebesar Rp 260 miliar, meningkat sekitar 45% dari pencapaian tahun 2022. Sedangkan, untuk laba bersih, Perseroan menargetkan pencapaian laba bersih sekitar sebesar Rp 45 miliar atau tumbuh hingga 135% dari pencapaian tahun 2022.

Gao juga menyampaikan bahwa langkah untuk masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah bagian pengembangan strategis Perseroan dalam meningkatkan kapasitas pendanaan dan tata kelola Perseroan yang lebih baik.

“Kehadiran KOKA sebagai perusahaan PMA dari China yang pertama melantai di Bursa Efek Indonesia, diharapkan akan memberikan nilai tambah yang optimal kepada seluruh pemangku kepentingan Perusahaan,” ujarnya.

Sejalan dengan prospek pertumbuhan Perseroan dan industri konstruksi nasional, Daud Gunawan, Head of Corporate Finance PT UOB Kay Hian Sekuritas, yang merupakan Penjamin Pelaksana Emisi Efek menyatakan bahwa tanggapan investor selama periode Penawaran Umum Perseroan sangatlah baik.

BACA JUGA:   Baru IPO, TRGU Janjikan Bagi Dividen di Tahun Depan

“Permintaan yang masuk melebihi jumlah saham yang ditawarkan, dimana permintaan atas saham KOKA mengalami oversubscribed 134,24x,” ungkap Daud.

Tags: ipoKOKAlistingPMA ChinaPT Koka Indonesia Tbk
Previous Post

PTPN V dan RPN Lakukan Digitalisasi Pabrik CPO

Next Post

AVIA Bangun Pabrik Cat di Cirebon, Beroperasi 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR