Jakarta-Thebusinessnews. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I b akan membangun Pembankit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Kuala Tanjung, Sumatera Utara. PLTG itu guna memenuhi pasokan listrik di pelabuhan dan kawasan industri milik Pelindo I yang ada disana.
Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana menyatakan rencana itu sejalan rencana pembangunan kawasan industri dilahan perseroan. Untuk mewujudkannya pihaknya akan membentuk konsorsium BUMN dan investor asing. Selain Pelindo I. ” konsorsium tersebut juga akan terdapat salah satu BUMN karya dan BUMN energy, “ ujar dia di Jakarta,Rabu(22/6/2016).
Ia menjelaskan, pihaknya sedang dalam proses studi dan akan menunjuk BUMN Karya sebagai kontraktornya. “ Sedangkan BUMN Energi bisa Pertamina atau PGN. Sudah ada MoU-nya dengan mereka, tapi kita tidak bisa disclose dulu karena masih dalam proses study,” imbuhnya.
Sementara untuk investor asing, Bambang mengungkapkan ada dua investor asing darii Timur Tengah dan Rusia yang sudah menunjukan minatnya untuk menyuplay gas.
“Mereka ingin bawa gas masuk. Makanya kami katakan di kawasan industri di Kuala Tanjung nantinya ada cluster untuk energi, ada oil and gas. Karena kita berharap ada investor yang bawa gas masuk ke situ jadi hub gas. Kemudian nanti bisa dijual ke power plant, sebagian besar bisa dijual ke industri-industri yang ada disitu,” tambahnya.
Nantinya PLTG tersebut akan memiliki kapasitas antara 2×500 MW hingga 2×600 MW. Sementara untuk dana investasi yang disiapkan untuk membangun PLTG tersebut Bambang mengaku belum mendapatkan perhitungan yang pasti. Namun dia memperkirakan akan memakan dana hingga Rp4 triliun.(az)