Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di lantai PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga sesi penutupan perdagangan Rabu (01/11/2023) ini anjlok poinnya.
Pelaku pasar modal domestik melakukan penjualan saham-saham, padahal sempat membukukan pembelian. Pasalnya, inflasi Indonesia mencapai 2,56 persen secara tahunan dan antisipasi hasil rapat federal open market committee di Amerika.
Indeks komposit Jakarta anjlok sedalam 109,79 poin atau 1,63 persen ke posisi 6.642,418. Begitu juga terjadi di indeks LQ-45 turun 13,47 poin (1,51 persen) ke poisisi 878,878.
Perdagangan di pasar reguler cenderung ramai, dengan volume transaksi 25,1 miliar unit saham senilai Rp 11,6 triliun.
