Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG ditutup naik 0.35% kemarin, tapi disertai dengan net sell asing Rp 67.5 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah MAPI, TLKM, ICBP, GOTO dan BBNI.
Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, setelah kemarin proyeksi kita tepat IHSG break 6860, hari ini IHSG akan mencoba melanjutkan penguatan ke sekitar 6900.
“Level support IHSG berada di 6800-6840 dan level resist IHSG berada di 6900-6930,” ungkap Fanny dalam riset hariannya, di Jakartam Rabu (15/11/2023).
Wall Street mencatat penguatan yang signifikan. Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat signifikan sebesar 1,43%, begitu juga dengan S&P 500 naik sebesar 1,91%, bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 2,37%.
Indeks menguat karena Wall Street menyambut positif atas data inflasi baru Amerika Serikat yang menimbulkan harapan bahwa Federal Reserve akan mengakhiri kampanye kenaikan suku bunganya.
AS mencatat inflasi Oktober 2023 sebesar 3,2% YoY dengan inflasi inti 4,0% YoY, 0,2% MoM, di bawah perkiraan. Yield US Treasury 10 tahun turun menjadi di bawah 4,5%.
Bursa Asia Pasifik mengalami penguatan. Kemarin hampir seluruh bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat kenaikan sambil menunggu rilis inflasi AS untuk Oktober 2023, seperti Kospi dan S&P/ASX 200 yang masing-masing menguat sebesar 1,23% dan 0,83%.
Hari ini Indonesia akan melaporkan neraca perdagangan (balance of trade) Oktober 2023 yang diperkirakan mencapai surplus USD 3 miliar. Selain itu Jepang akan menyampaikan industrial production per September 2023 hari ini.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Rabu (15/11):
1. EMTK: Spec Buy
Support di 530, cutloss jika break di bawah 520. Jika tidak break di bawah 530, potensi naik ke 555-570 short term.
2. BRPT: Buy on Weakness
Support di 1120, cutloss jika break di bawah 1060. Jika tidak break di bawah 1120, potensi naik ke 1170-1220 short term.
3. BMRI: Spec Buy
Support di 5775, cutloss jika break di bawah 5700. Jika tidak break di bawah 5700, potensi naik ke 5900-5975 short term.
4. ASII: Spec Buy
Support di 5650, cutloss jika break di bawah 5600. Jika tidak break di bawah 5650, potensi naik ke 5775-5850 short term.
5. ADRO: Spec Buy
Support di 2450, cutloss jika break di bawah 2390. Jika tidak break di bawah 2450, potensi naik ke 2530-2580 short term.
6. WIIM: Spec Buy
Support di 3260, cutloss jika break di bawah 3200. Jika tidak break di bawah 3260, potensi naik ke 3400-3520 short term.
