TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Mengaku Tak Terpengaruh Tahun Politik, SBMA Fokus Perluas Pangsa Pasar

Busthomi
11 January 2024 | 08:34
rubrik: Capital Market
Mengaku Tak Terpengaruh Tahun Politik, SBMA Fokus Perluas Pangsa Pasar

FOTO: Dok. SBMA

Jakarta, TopBusiness – Tahun 2024 yang merupakan tahun politik dinilai para pelaku bisnis dinilai tak begitu mempengaruhi laju perekonomian. Sehingga banyak para pelaku bisnis mengaku tetap untuk melakukan ekspansi bisnisnya. Salah satunya PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk (SBMA).

Apalagi memang bagi sektor industri gas, hingga tahun 2050 mendatang, teruma gas bumi akan banyak digunakan untuk mengikuti program pemerintah sebagai energi transisi menuju Net Zero Emission pada tahun 2060 nanti.

Pemerintah terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan migas nasional. Dua tahun terakhir ini, gas alam cair (LNG) dunia diwarnai dengan lonjakan permintaan dan kompetisi untuk mengamankan pasokan domestik masing-masing negara. Namun, hal ini diprediksi juga akan disusul dengan perlambatan permintaan pada 2024.

Gas dilihat sebagai alternatif paling baik dan mudah diakses untuk menggantikan batu bara, dan transisi dari batu bara ke gas diperkirakan akan berlanjut tahun ini. Namun, tetap ada tantangan yang harus dihadapi, yaitu regulasi emisi yang lebih ketat dan infrastruktur transportasi yang tidak memadai, termasuk Indonesia.

Menyambut hal tersebut, emiten produsen gas SBMA ini dalam menyambut awal tahun 2024 akan terus melakukan ekspansi bisnis yang masif. Direktur Utama SBMA Rini Dwiyanti dalam keterangan resminya, Kamis (11/1/2024) menyebut, pangsa pasar (market share) SBMA di Kalimantan dan Indonesia Timur cukup kuat khususnya pulau Kalimantan.

“Kami memiliki kehadiran (konsumen) dari berbagai golongan, mulai dari bengkel pinggir jalan hingga perusahaan sebesar Pertamina,” ujar dia.

Direktur Utama SBMA Rini Dwiyanti (tengah). FOTO: Dok SBMA

Terlebih memang, meski tahun ini merupakan tahun politik, tapi sejarah membuktikan bahwa bisnis SBMA tidak berpengaruh secara signifikan selama tahun politik. “Kami memiliki keyakinan yang kuat bahwa kami akan terus tumbuh dari semua sektor. Fokus SBMA pada keberlanjutan dan keberagaman layanan akan membantu dalam menjaga stabilitas di tengah perubahan politik,” lanjut dia.

BACA JUGA:   Melalui Studi Kelayakan, SBMA Siap Perluas Ekosistem Bisnis Gas Industri ke Konstruksi dan Pengolahan Limbah Berkelanjutan

“Fokus kami selanjutnya adalah memperluas market share dengan meningkatkan penjualan liquid, agar dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Rini lagi.

Rini juga menyebut meskipun saat ini industri perkapalan mengalami tren penurunan, optimisme manajemen tetap tinggi. Di Kalimantan Timur, SBMA melihat pertumbuhan yang konsisten. Meski komunitas secara umum mengalami penurunan, persreoan berhasil mencatat kenaikan setiap bulan.

“Prinsip kami adalah selama logam masih digunakan dalam reparasi kapal, pasti akan ada permintaan oxygen dan acetylene untuk membantu dalam melakukan reparasi kapal,” katanya beranalogi.

Sebab, kata dia, pendapatan Perseroan tidak tergantung pada satu sektor tertentu. Keunggulan SBMA terletak pada diversifikasi layanan, yang membantu perusahaan menghadapi tantangan dengan lebih baik. Setiap sektor yang dilayani Perusahaan, saling menguatkan dan mendukung pondasi perusahaan.

“Oleh karena itu, kami dapat menjaga stabilitas pendapatan tanpa terlalu terpengaruh oleh perubahan pada satu sektor saja,” ujar Rini.

Pada tahun 2024, belanja modal Surya Biru Murni Acetylene (SBMA) direncanakan untuk pembelian lorry tank, tabung, dan iso tank yang mendukung operasional SBMA. Alokasi dana akan disesuaikan dengan kebutuhan proyek.

“Adapun untuk sumber dananya berasal dari cashflow internal perusahaan dan kemungkinan pinjaman dari bank. Ini menegaskan komitmen kami untuk pertumbuhan berkelanjutan,” tutup Rini.

Tags: industri gasperluas pangsa pasarPT Surya Biru Murni Acetylene TbkSBMAtahun politik
Previous Post

Perusahaan Penyewaan PLTS Ini Raih Kinerja Positif 2023, Capai 150 Proyek di 11 Propinsi

Next Post

Ada Enam Saham yang Dijagokan Hari Ini, Simak Cara ‘Buy’-nya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR