TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Enam Saham yang Dijagokan Hari Ini, Simak Cara ‘Buy’-nya

Busthomi
11 January 2024 | 08:41
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pada perdagangan kemarin, Bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (10/1). Kedua indeks utama di Wall Street sempat turun pada awal perdagangan, tertekan oleh kenaikan imbal hasil Treasury dan suku bunga Federal Reserve (The Fed) di 2024.

Dow Jones naik 0,45%, S&P 500 menambahkan 0,57%, dan Nasdaq menguat 0,75%. Ekspektasi bank sentral akan mulai menurunkan suku bunga segera setelah bulan Maret perlahan-lahan melemah.

Setelah FedWatch Tool dari CME menunjukkan peluang hanya mencapai 65,7% untuk melakukan pemotongan setidaknya 25 basis poin (bps) pada bulan tersebut, turun dari posisi 79% pada minggu lalu.

Sementara Bursa Asia sebagian besar merah pada perdagangan Rabu (10/1). Indeks KOSPI, Shanghai, Hang Seng, hingga ASX 200 kompak tergelincir. Sementara Nikkei melonjak 2,01% di atas 34.400 kemarin dan mencapai level tertinggi dalam hampir 34 tahun.

Pergerakan tersebut terjadi ketika rebound saham-saham teknologi mengangkat pasar Jepang, sementara meredanya tekanan inflasi di negara tersebut melawan spekulasi bahwa Bank of Japan harus menormalkan kebijakan moneter.

Selain itu, data terbaru menunjukkan CPI bulanan di Australia meningkat sebesar 4,3% hingga 11M23, turun dari 4,9% pada 10M23 dan di bawah perkiraan sebesar 4,4%.

Untuk perdagangan hari ini, Kamis (11/1/2024), Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, BNIS memprediksikan IHSG akan bergerak sideways cenderung menguat dengan level resistance 7250 dan 7277, support 7200 dan 7163.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Kamis (11/1):

1. TPIA: Buy on Weakness

Area beli di 3950, cutloss jika break di bawah 3920. Jika tidak break di bawah 3920, potensi naik dengan area jual di 4100-4250 short term.

BACA JUGA:   IHSG Ditutup Tergelincir ke 6.133, Kurs Rp 14.390

2. ASII: Buy on Weakness

Area beli di 5450, cutloss jika break di bawah 5350. Jika tidak break di bawah 5350, potensi naik dengan area jual di 5600-5700 short term.

3. BUMI: Spec Buy

Area beli di 95, cutloss jika break di bawah 92. Jika tidak break di bawah 92, potensi naik dengan area jual di 100-105 short term.

4. GJTL: Spec Buy

Area beli di 1200, cutloss jika break di bawah 1175. Jika tidak break di bawah 1175, potensi naik dengan area jual di 1250-1320 short term.

5. INKP: Spec Buy

Area beli di 8000, cutloss jika break di bawah 775. Jika tidak break di bawah 7775, potensi naik dengan area jual di 8250-8800 short term.

6. BBYB: Spec Buy

Area beli di 458, cutloss jika break di bawah 450. Jika tidak break di bawah 450, potensi naik dengan area jual di 466-478 short term.

Tags: ihsgproyeksi sahamsaham hari inisaham ihsg
Previous Post

Mengaku Tak Terpengaruh Tahun Politik, SBMA Fokus Perluas Pangsa Pasar

Next Post

Pembukaan, Indeks Terlihat Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR