Jakarta, TopBusiness – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (IDX: TLKM) bakal berinvestasi sebesar Rp280 miliar untuk mendukung pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan menghadirkan jaringan serat optik dan menara telekomunikasi.
Investasi tersebut dilakukan secara bertahap guna menunjang pembangunan IKN hingga 2026. Sampai 17 Agustus 2024, Telkom sudah menyediakan Rp 80 miliar.
Vice President Network/IT Strategy Telkom Rizal Akbar menjelaskan, investasi tersebut untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan jaringan telekomunikasi sesuai yang diisyaratkan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) rampung terbangun sebelum proses Upacara Kemerdekaan HUT RI ke-79 pada 17 Agustus 2024 dilaksanakan.
“Yang kita pastikan 2024 khususnya 17 Agustus di kisaran Rp 80 miliar. Itu untuk menjamin keutuhan infrastruktur telekomunikasi di 17 Agustus itu siap, baik untuk kebutuhan upacara, pelanggan akhir, B2C maupun B2B berdasarkan perhitungan kita,” ujar dalam keterangannya kepada media yang dikutip Selasa (16/1/2024).
Rizal juga menjelaskan bahwa total investasi awal yang disuntik TLKM sebesar Rp280 miliar itu salah satunya akan digunakan untuk menunjang pembangunan serat optik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A.
Selain itu juga untuk membangun tower, membangun smart pole, hingga akses WiFi-6. Investasi tersebut cukup untuk memberi konektivitas bagi 400 ribu penduduk di IKN. “Berdasarkan requirement yang diminta Otorita ada 32 smart pole, jadi kita bangun berdasarkan volume yang ditentukan otorita di KIPP 1A saja,”
Sementara itu, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Silvia Halim menyebut ada dua pihak yang menyediakan infrastruktur telekomunikasi di IKN, yaitu Telkom dan PLN Icon Plus. Dia menyebut ingin memastikan jaringan tersebut siap beroperasional pada Agustus 2024.
“Kita berhasil mendapatkan 2 badan usaha yang akan menyediakan infrastruktur telekomunikasi, PT Telkom dan Icon Plus. Ini semua opportunity dan tantangan karena kami memastikan dana mengejar agar siap operasional Agustus 2024,” ucapnya.
