Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di lantai PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (17/01/2024) melemah sebab, investor mengambil posisi ambil untung atau profit taking.
Indeks komposit Jakarta tersebut negatif 42,15 poin atau setara dengan 0,58 persen ke posisi 7.200,63.
Pelaku pasar modal di Indonesia lebih memilih untuk melakukan aksi ambil untung, walau kebijakan BI untuk menahan suku bunga di level 6 persen terjadi.
Perdagangan di pasar reguler cenderung ramai, sebab nilai transaksi harian mencapai Rp 11,1 triliun dari total volume sebanyak 23,6 miliar. Sebanyak 197 saham naik harga, 333 turun, dan 242 stagnan.
