TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks masih Dibayangi Tekanan Jual

Agus Haryanto
23 January 2024 | 06:28
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia masih dibayangi tekanan jual.

Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan MNCS Daily Scope Wave 23 Januari 2024.

IHSG menguat 0,28% ke 7.247 disertai volume pembelian, kembali IHSG belum mampu menembus MA20. Cermati support terdekat di 7.152, apabila IHSG menembus support tersebut diperkirakan pergerakan IHSG saat ini sedang membentuk wave c dari wave (ii) sehingga IHSG akan rawan melanjutkan koreksinya menguji ke 7.021-7.111. Namun, bila IHSG masih mampu bertahan di atas area tersebut, maka terdapat kemungkinan IHSG akan menguji kembali 7.278-7.307 untuk membentuk wave b dari wave (ii).
Support: 7.152, 7.045
Resistance: 7.323, 7.403

Sejumlah saham yang bisa dijadikan pertimbangan.

ACES – Buy on Weakness
ACES menguat 1,25% ke Rp 810 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan ACES belum mampu menembus area resistance di Rp 815. Saat ini, posisi ACES saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [iii] dan hal tersebut akan lebih terkonfirmasi apabila ACES mampu menembus area resistancenya.
Buy on Weakness: Rp 795-805
Target Price: Rp 835, Rp 855
Stoploss: below Rp 780

BFIN – Buy on Weakness
BFIN menguat 3,77% ke Rp 1.240 disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatan BFIN pun mampu menembus MA200. Saat ini, posisi BFIN diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C dari wave (B), sehingga BFIN masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 1.205-1.230
Target Price: Rp 1.300, Rp 1.400
Stoploss: below Rp 1.170

BREN – Buy on Weakness
BREN menguat 4,90% ke Rp 5.350 disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi BREN saat ini sedang berada pada bagian akhir dari wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti, pergerakan BREN akan rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: Rp 4.690-5.275
Target Price: Rp 5.925, Rp 6.700
Stoploss: below Rp 4.640

BACA JUGA:   Selasa, Pembukaan Perdagangan IHSG Positif

HRTA – Buy on Weakness
HRTA menguat 4,86% ke Rp 388 disertai dengan munculnya peningkatan volume pembelian, penguatan HRTA pun mampu menembus MA60, Kami perkirakan posisi HRTA diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave A, hal tersebut berarti HRTA masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 368-382
Target Price: Rp 420, Rp 450
Stoploss: below Rp 360.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Kementerian PUPR Selesaikan Embung Gumelem dan Sabo Dam Sungai Krasak

Next Post

Asing Mungkin Incar Saham Blue Chip, Ini Saham Pilihan Pekan Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR