Jakarta, TopBusiness – KB Valbury Sekuritas (KBVS) baru saja mencatatkan keberhasilannya sebagai penasihat dalam akuisisi PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE) oleh LX International Corp (LXI), beberapa waktu lalu.
Melalui anak perusahaannya, PT Energy Battery Indonesia, LXI berhasil menyelesaikan transaksi ini dengan navigasi KBVS melalui pasar negosiasi di Bursa Efek Indonesia pada 16 Januari 2024. Akuisisi ini menjadi tonggak pencapaian penting dalam ekspansi strategis LXI di pasar Indonesia. Demikian seperti keterangan resmi yang diterima media, di Jakarta, Kamis (25/1/2024).
KB Valbury Sekuritas merupakan perusahaan di bidang jasa keuangan yang telah diakusisi oleh perusahaan ternama asal Korea, KB Securites, pada Februari 2022 dan menjadi bagian dari KB Financial Group (KBFG).
Melalui proyek strategis ini, KBVS memainkan peran penting sebagai perwakilan LXI dan turut berperan sebagai penjamin pelaksana emisi efek untuk initial public offering (IPO) NICE. Hal ini mencerminkan performa Investment Banking KBVS yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan klien dan memastikan keberhasilan transaksi bagi kliennya.
Dengan tim yang kuat dan ahli di bidangnya KBVS mampu memberikan layanan investment banking yang komprehensif, seperti penerbitan obligasi lokal, penawaran umum perdana, penerbitan saham baru dan penawaran lintas negara lainnya yaitu kimchi bonds, offshore equity investments, offshore loans, mezzanine financing, structured financing, dan produk keuangan lainnya.
LXI sendiri merupakan perusahaan asal Korea Selatan yang terdaftar di Bursa Efek Korea dan saat ini beroperasi secara global di bidang energi, bahan industri, dan solusi bisnis.
Perusahaan bergerak dalam bidang pengembangan, investasi, dan pengoperasian tambang batubara serta bisnis perdagangan batubara di Indonesia, China, Australia, dan wilayah lainnya.
Sedangkan NICE merupakan perusahaan pertambangan nikel Indonesia yang berlokasi di Lemeruru, Konawe Utara, dan Sulawesi Tenggara. NICE melantai di bursa pada 9 Januari 2024 dengan total 1.216.404.000 lembar saham hasil divestasi pemegang saham pendiri yang IPO-nya mengalami oversubscribed sebanyak 15,72 kali.
Sebagai bagian dari KB Financial Group (KBFG) yang merupakan grup keuangan terbesar berdasarkan asset (BankTrack) di Korea Selatan, KBVS menegaskan komitmen KBFG untuk memperluas bisnisnya di pasar Indonesia dengan investasi di berbagai sektor non-bank, termasuk asuransi, keuangan multi-finance, dan teknologi data sistem. KBFG menunjukkan dedikasinya untuk memperluas bisnis di tanah air sejak 2018.
