Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi lanjutkan penguatan.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (16/02/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat.
Bursa AS ditutup menguat pada Kamis (15/2). Dow +0,91%, diikuti S&P500 0,58%, dan Nasdaq 0,30%. Pasar AS menguat setelah rebound dari pelemahan yang terjadi di awal minggu menunjukkan sentimen data ekonomi yang lebih baik.
Pasar komoditas terpantau bergerak mixed. Minyak naik 1,93% ke level USD 78,0/bbl, batubara melemah 0,42% di level USD 119,2/ton, nikel -0,59% ke level USD 16.232/ton dan CPO 1,82% ke level MYR 3.876. Sedangkan harga emas terpantau menguat 0,53% ke level USD 2.015/toz.
Bursa Asia pada Kamis (15/2) ditutup mayoritas menguat. Nikkei 1,21%, dan Hang Seng 0,41%, sedangkan Shanghai tutup.
IHSG ditutup +1,30% ke level 7.303,3 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 2.732,2 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 2.324,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 407,9 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp 541,3 miliar), BBCA (Rp 466,5 miliar), dan BBRI (Rp 347,6 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ASII (Rp 246,1 miliar), MDKA (Rp 61,9 miliar), dan TPIA (Rp 17,8 miliar). Top leading movers emiten BMRI, BBRI, AMMN, sementara top lagging movers emiten ASII, CUAN, GOTO.
Pagi ini Nikkei dibuka menguat 1,35% dan KOSPI 0,84%. “Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak menguat, seiring dengan sentimen global dan regional,” demikian tertulis.
