TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

MNCN Siapkan Anak Usaha Untuk IPO

Nurdian Akhmad
1 August 2016 | 21:14
rubrik: Business Info

Jakarta-Thebusinessnews. PT Media Nusantara Citra Tbk berencana melepas mendivestasikan 20 % sahamnya dianak usahnya yang bergerak produksi film layar lebar  melalui  penawaran umum perdana saham (IPO).

Menurut Direktur MNC, David Audi, perseroan tengah menyusun langkah pelaksanaan IPO MNC Picture pada 2017 mendatang. “IPO MNC Picture masih rencana. Kami ingin meramaikan Bursa, karena pasar di Indonesia sedang bagus,” katanya di Jakarta, Senin (1/8/2016).

Audi melanjutkan, anak usaha yang saat ini bergerak di bidang rumah produksi akan memperbanyak produksi film layar lebar, sehingga, perseroan membutuhkan dana tambahan untuk merealisasikan rencana bisnis tersebut.

“Mereka fokus di sinetron dan kami mau memperbesar film bioskop. Kami memproduksi 5-8 film setiap tahunnya. Ke depan, kami akan memproduksi film lebih banyak lagi. Sebenarnya funding kami masih ada,” tutur David.

Dia mengungkapkan, rencana IPO tersebut juga tidak terlepas dari upaya perseroan untuk menangkap dana repatriasi dari kebijakan amnesti pajak melalui saham MNC Picture. “IPO ini paling cepat tahun depan. Yang pasti, ketentuan bursa itu 20 persen saham baru,” ujarnya.

Lebih lanjut David mengatakan, MNCN akan mengoreksi ke atas target laba bersih 2016 yang sebelumnya ditetapkan hanya Rp1,7 triliun. “Semester I-2016 laba bersih kami menjadi Rp1,22 triliun atau tumbuh 44 persen secara year-on-yaer. Laba bersih naik karena operating leverage-nya,” ucap David.

Dia menjelaskan, pertumbuhan signifikan pada laba bersih itu disebabkan penurunan biaya operasional yang dipengaruhi efektivitas langkah-langkah efisiensi. “Revenue di semester pertama naik 7,1 persen menjadi Rp3,51 trilun dan EBITDA naik 2,1 persen menjadi Rp1,42 triliun,” katanya.( Az)

 

BACA JUGA:   Layanan Keuangan Inovatif Topang Kinerja Positif Home Credit
Previous Post

2017, TOTL Incar Pendapatan Rp 3,1 Triliun

Next Post

DMAS Catat Pendapatan Rp 976 Miliar Sepanjang Semester I 2016

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR