Jakarta, TopBusiness—PT Nippon Indosari Corpindo (Sari Roti) merencanakan menjual kembali, saham hasil buyback. Saham tersebut merupakan hasil buyback saat kondisi pasar berfluktuasi.
Dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, akhir pekan kemarin, Direktur Nippon Indosari Corpindo, Arlina Sofia, menjelaskan bahwa saham tersebut merupakan hasil buyback dalam dua periode. Yaitu periode 6 di 21 Juli 2022 hingga 20 Oktober 2022, dan periode 7 di 21 Oktober 2022 hingga 20 Januari 2023.
Jumlah saham buyback yang akan dijual kembali tersebut, Arlina menjelaskan, sebanyak 2.110.700 lembar.
“Kami telah menunjuk BCA Sekuritas sebagai anggota bursa, yang akan menjual saham tersebut,” dia menambahkan.
Mengacu ke peraturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), harga jual saham tersebut tidak akan lebih rendah dibandingkan harga rata-rata saat buyback.
Harga jual tersebut, Arlina menjelaskan lagi, tidak lebih rendah daripada harga penutupan perdagangan harian di bursa saham, sehari sebelum penjualan.
Harga jual tersebut pun merupakan harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan harian selama 90 hari terakhir, sebelum tanggal penjualan-kembali. Adapun diskon harga maksimal dari situ, adalah 7,5%.
