Jakarta-Thebusinessnewa. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo III mendapat dukungan pendanaan senilai Rp 4,5 triliun dari BNI, Bank Mandiri, dan BRI. Pendaaan itu untuk meningkatkan pelayanan kepelabuhan
Menurut Direktur Keuangan Pelindo III U. Saefudin Noer bahwa sinergi ini merupakan wujud nyata dukungan BUMN dalam mendorong peningkatan perekonomian nasional. Menurutnya penggunaan layanan perbankan dalam transaksi kepelabuhanan akan mempermudah proses bisnis di Pelindo III. “Layanan ini tentunya akan meningkatkan produktivitas di pelabuhan, semakin mudah dan cepat proses transaksi keuangan semakin cepat pula proses bisnis di lapangan,”katanya dalam siaran pers, Rabu(3/8/2016).
Peningkatan produktivitas pelabuhan akan memberikan dampak positif dalam menekan biaya logistik nasional. Semakin cepat layanan yang diberikan oleh Pelindo III kepada pengguna jasa kepelabuhan, semakin efisien pula biaya yang harus dibayarkan oleh pengguna jasa.
“Pengguna jasa Pelindo III kebanyakan adalah perusahaan pelayaran, kapal ini menghasilkan uang dengan berlayar. Semakin lama di pelabuhan semakin besar biaya yang dikeluarkan, ini akan berdampak pada harga barang,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Korporasi BNI Herry Sidharta menyatakan bahwa BNI, Bank Mandiri, dan BRI akan mendukung dan mengembangkan sistem layanan perbankan untuk Pelindo III. Layanan perbankan tersebut dapat mendukung Pelindo III dalam meningkatkan efisiensi sekaligus mendorong pengembangan bisnis Pelindo III.
“Pelabuhan merupakan salah satu infrastruktur utama dalam mendorong perekonomian nasional. Pergerakan barang terjadi disini, baik perdagangan domestik maupun internasional,” jelasnya.
Sementara itu Direktur Digital Banking and Technology Bank Mandiri Rico Usthavia Frans menambahkan dukungan ketiga bank BUMN kepada Pelindo III meliputi lending facility, trade finance, treasury line facility, liquidity management dan benerapa layanan lainnya. “Pelindo III merupakan BUMN yang besar dan saat ini sektor maritim juga tengah menjadi perhatian pemerintah,” terangnya.(red)