Jakarta-Thebusinessnews. PT Sampoerna Agro Tbk ( SRGO) pada semester I 2016 mencatatkan rugi Rp 84,2 miiar. Hal itu disebabkan penurunan produksi dan harga CPO ( crude palm oil ), sedangkan pada semester II 2016 manajemen akan mengenjot produksi dengan pertumbuhan 50 persen dari hasil produksi semester I 2016.
Menurut Direktur SGRO, Budi Setiawan Halim bahwa semester I 2016 perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,075 triliun atau lebih rendah 18 persen dari periode yang sama tahun 2015. Hal itu disebabkan penurunan penjualan CPO.“ Semester I 2015 sebesar Rp 1,087 namum pada semester I 2016 hanya Rp 865,98 miliar, “ ungkap dia di Jakarta, Kamis(4/8/2016).
Hal itu kata dia, karena harga jual rata rata CPO turun 11 persen dari Rp 7.775 per kg menjadi Rp 6.914 per kg di semester 1 2016. Ditambah dengan volume penjualan CPO turun 11 persen. Sedangkan produksi juga turun 38 persen dari 726.690 tpon menjadi 453.677 pada semester I 2016. “ Hal itu karena dampak El Nino, “ ujar dia.
Namum pada semester II 2016, pihaknya akan menggenjot produksi tumbuh 50 persen dari produksi semester lalu. Namum untuk laba, belum bisa dipastikan. “Laba akan tergantung dari harga jual rata rata CPO dan memang ada kecenderungan harga CPO naik, “ ujar dia. Walau demikian, Budi, berharap kinerja keuangan akan lebih baik dibanding dengan semester I 2016.(az)