Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan berpotensi melanjutkan penguatan.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (7/03/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Akan Melanjutkan Penguatan.
Pada perdagangan semalam (6/3) bursa AS ditutup menguat. Dow Jones +0,20%, diikuti S&P 500 0,51% dan Nasdaq 0,58%. Pergerakan pasar didukung oleh sambutan pidato Jerome Powell pada hari Rabu bahwa bank sentral dapat menurunkan suku bunga tahun ini.
Dari pasar komoditas ditutup mixed. Minyak +1,25% ke level USD 79,13/bbl, emas +0,76% ke level USD 2.158/toz dan CPO 2,3% ke level MYR 4.081. Sedangkan Nikel -1,81% ke level USD 17.604 dan batubara -1,49% ke level USD 139,3/ton.
Pada perdagangan kemarin bursa regional ditutup mayoritas melemah. Nikkei -0,02%, Shanghai -0,26% dan Hangseng +1,70%.
IHSG ditutup menguat 1,14% ke level 7.330 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy Rp 84,2 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 315,7 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 231,5 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 114,4 miliar), BBRI (Rp 110,6 miliar), dan ISAT (Rp 51,5 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh INCO (Rp 29,5 miliar), AKRA (Rp 21,4 miliar), dan BUKA (Rp 20,5 miliar). Top leading movers emiten GOTO, TPIA, BBCA, sementara top lagging movers emiten AMMN, DSSA, EXCL.
Pagi ini bursa regional dibuka menguat. Nikkei 0,59% dan Kospi 0,47%. “Kami perkirakan IHSG akan melanjutkan penguatan seiring dengan sentimen bursa global dan regional,” demikian tertulis.
