Jakarta, TopBusiness – PT United Tractors Tbk (UT) kembali masuk nominasi sebagai kandidat finalis untuk penghargaan “TOP CSR Awards 2024”. Tahun ini Tim CSR dari anak Perusahaan PT Astra International Tbk (“Astra”) ini membawakan materi presentasi berjudul “SCHOOL OF UNITY” yang memfoksukan salah satu program andalan, yakni Program Sekolah Binaan United Tractors (SOBAT).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia dan juga tim juri, di mana tahun ini kami kembali dipercaya menjadi salah satu nominasi untuk mengikuti ajang penjurian TOP CSR Awards ini. Kami juga berharap bisa mendapat masukan untuk perbaikan program-program kami ke depan,” ungkap Himawan Sutanto selaku Departement Head Social Responsibility and Corporate Communication PT United Tractor Tbk, saat mengawali pembukaan dalam presentasi dan wawancara penjurian TOP CSR Awards 2024 pada (23/04/2024) yang diselenggarakan majalah TopBusiness Jakarta secara virtual melalui zoom meeting.
“Sudah menjadi komitmen Perusahaan untuk keberlanjutan dengan menjalankan program-program Corporate Social Responsibility (CSR). Melalui CSR ini, perusahaan ingin turut membantu dan mengembangkan masyarakat, lingkungan, social dari berbagai aspek,” ujarnya.
Turut hadir dalam presentasi ini, di antaranya Dwi Pamuji Ismoyo selaku CSR Associate, Dimas Aryo Wicaksono selaku Team Leader CSR UT, Rizky Aditya Nugroho selaku CSR Associate, dan Haidar Tim CSR.
Paparan dan presentasi dilanjutkan oleh Dwi Pamuji Ismoyo. Diungkapkan, sesuai Visi-nya menjadi perusahaan kelas dunia berbasis solusi di bidang alat berat, pertambangan dan energi, untuk menciptakan manfaat bagi para pemangku kepentingan, PT United Tractors Tbk (UT) terus berupaya membangun keberlanjutan di Indonesia melalui beberapa inisiatif program CSR. Program CSR yang dijalankan juga sebagai bentuk tanggungjawab perusahaan atas dampak yang ditimbulkan dari aktivitas usaha yang digelutinya.
Secara umum program CSR UT berfokus pada lima bidang, yakni pendidikan, lingkungan, kesehatan, tanggap kebencanaan, serta program terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Program CSR yang kami jalan di antaranya mengacu regulasi pemerintah, yakni Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT), di mana Perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam, wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan,” ujarnya.
Dari beberapa program CSR yang dijalankan, salah satu yang jadi andalan yakni program Sekolah Binaan UT (SOBAT) yang bertujuan untuk ikut membangun masa depan bangsa yang berkelanjutan. SOBAT merupakan program inisiatif keberlanjutan UT yang masuk dalam pilar CSR UT bidang pendidikan, United Tractors for Education and Bright Future (UTFUTURE).
Program ini dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan di berbagai jenjang pendidikan sekolah di Indonesia. Program ini juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDG’s), terutama pada poin keempat mengenai pendidikan yang berkualitas secara inklusif dan merata. “Melalui program ini, kami bertekad Menjadikan Sekolah Binaan menjadi barometer link and match dalam peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia serta menjadi pusat peningkatan kualitas dan rujukan bagi sekolah lainnya,” ujar Dwi Pamuji Ismoyo.
Ada beberapa pilar, di antaranya pilar software yang merupakan program yang berfokus pada peningkatan kualitas kurikulum pembelajaran dan penguatan manajemen kelembagaan pada institusi Pendidikan vokasi. Program pada pilar software SOBAT telah diikuti oleh 380 SMK binaan dengan 2.411 penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Program keberlanjutan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat dan memberikan akses yang berkeadilan. “Prosentase sasaran penerima manfaat lebih mendominasi kepada siswa yaitu 90.6% atau 2.185 siswa,”terangnya.
Selain pilar software, program SOBAT juga ada pilar brainware yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan keterampilan guru dan siswa melalui berbagai program upskilling dan reskilling. Program pada pilar software SOBAT telah diikuti oleh 666 SMK binaan dengan 5.455 penerima manfaat.
“Prosentase sasaran penerima manfaat hamper merata, tetapi lebih mendominasi kepada siswa dibanding guru yaitu dengan 51.2% atau 2.716 siswa dan 48.8% atau 2.593 guru,” ujarnya.
Selain itu dalam program SOBAT ini juga ada Pilar hardware yang berfokus pada standarisasi kelayakan infrastruktur sekolah binaan, sehingga dapat menunjang kegiatan belajar-mengajar dan peningkatan keterampilan siswa di sekolah. Pada tahun 2023 sebanyak 17 sekolah melakukan Standarisasi ruang kelas dan workshop sesuai standar dari UT. Hingga Tahun 2023 ada 70 Sekolah yang memiliki fasilitas Safety Center untuk proses pembelajaran Budaya K3. “Pada tahun 2023 UT melakukan Bantuan Hibah Alat praktek senilai mencapai Rp 4,9 miliar,” ujarnya.
Program SOBAT juga bentuk kontribusi nyata UT dalam memperkuat posisi keberlanjutan dan implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, dan Governance) Perusahaan sebagai upaya dalam menciptakan nilai tambah dan membina generasi muda Indonesia yang lebih berbakat, kompetitif, dan mandiri.
Dalam menjalankan program CSR, PT United Tractors Tbk (UT) juga berkomitmen mendukung pencapaian sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Sebagai perusahaan alat berat, pertambangan, dan energi kelas dunia, serta pengalaman selama lebih dari 50 tahun di Indonesia, UT juga berkomitmen untuk menghadirkan masa depan yang berkelanjutan.
Hal ini dilakukan melalui penerapan prinsip ESG yang efektif dengan memperhatikan lingkungan, berdampak baik bagi sosial masyarakat, serta menjunjung tata kelola perusahaan yang baik pada seluruh level operasi bisnisnya. Di sisi lainnya, UT juga melakukan optimalisasi kompetensi, keahlian, dan aset strategis yang dimiliki untuk menghadirkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
Editor: Busthomi
