Jakarta, TopBusiness—PT Barito Renewables Tbk (kode saham: BREN) melalui anak usahanya, Star Energy Geothermal, sedang merealisasikan penambahan 116 mw (mega watt) kapasitas total panas bumi di ketiga wilayah operasi di Salak, Darajat dan Wayang Windu.
53 mw diantaranya akan dicapai melalui dua strategi, yaitu pengembangan Salak Binary dan program retrofit. Penambahan kapasitas ini merupakan bagian dari growth story untuk menambah kapasitas melalui pertumbuhan organik.
“Penambahan kapasitas ini kami lakukan dengan menerapkan langkah-langkah strategis dengan melakukan efisiensi untuk unit-unit yang berada di ketiga wilayah operasi melalui program retrofit, dan melalui pengembangan Salak Binary,” kata Hendra Tan, Direktur Utama Barito Renewables, dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, hari ini.
“Total penambahan kapasitas dari program retrofit ini akan menambah pendapatan sekitar USD40 juta per tahun,” kata Hendra Tan.
“Saat ini program Salak Binary dan retrofit sudah berjalan dan kami targetkan rampung secara berkala hingga 2026 nanti. Ini merupakan komitmen kami senantiasa mengembangkan usaha kami dan mendukung program transisi energi Pemerintah Indonesia,” tambah Hendra Tan.
