Jakarta-Thebusinessnews. PT BRI Syariah akan mulai mempersiapkan pengalanggan dana melalui proses initial public offering ( IPO) pada akhir tahun 2017 dan pada tahun 2018 saham anak usaha PT BRI Tbk sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia(BEI).
Rencana itu disampaikan Direktur Operasional PT BRISyariah, Wildan di gedung BRI 1, Jakarta, Rabu(12/10/2016).” Kami targetkan IPO tahun 2018,” ungkap Wildan.
Ia menjelaskan, pada penghujung 2017 pihaknya akan menyusun rencana kerja IPO. Wildan beralasan, pada saat ini BRISyariah masih disibukan dengan proses penerbitan Sukuk Mudharabah subordinasi I dengan nilai Rp1 triliun.
Wildan menambahkan, dana hasil IPO itu rencananya akan masuk dalam modal inti atua Tier 1. Untuk diketahui modal inti terdiri dari instrumen modal berkualitas tinggi dalam bentuk saham biasa (common stock) dan tidak memiliki fitur preferensi dalam pembayaran dividen/imbal hasil.
Sejalan dengan itu, pihaknya juga telah membuat ‘mimpi’ laba dalam lima tahun mendatang.pada tahun 2016 diharapkan dapat meraup laba bersih Rp212 miliar, Tahun 2017 sebesar Rp316 miliar, tahun 2018 ditargetkan Rp463 miliar, Tahun 2019 Sebesar Rp506, Tahun 2020 sebesar Rp644 miliar, Tahun 2021 sebesar Rp830, Tahun 2022 sebesar Rp1090 triliun dan tahun 2023 sebesar Rp1,430 triliun. (az)