Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi melemah hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (8/08/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melemah Hari Ini.
Bursa saham AS ditutup melemah pada Rabu (7/8). Dow Jones -0,6%, S&P 500 0,7%, dan Nasdaq 1,1%. Saham ditutup lebih rendah pada hari Rabu karena upaya pasar untuk sepenuhnya pulih dari penjualan besar pada hari Senin.
Pasar komoditas ditutup beragam pada Rabu (7/8). Minyak WTI +3,54% ke USD 75,45/bbl, Brent +2,42% ke USD 78,33/bbl, batu bara -0,34% ke USD 145,0/ton, CPO -0,30% ke MYR 3.696, dan emas -1,59% ke USD 2.384,1/toz.
Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Rabu (7/8). Kospi +1,19%, Hang Seng 1,38%, Nikkei 1,19%, dan Shanghai 0,08%.
IHSG ditutup di level 7.212 (+1,16%), dengan net buy sebesar Rp 341,1 miliar.Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy (Rp 421 miliar), dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing (Rp 79,9 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BMRI (Rp 161,1 miliar), BBCA (Rp 149,7 miliar), dan TPIA (Rp 112,6 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak AMMN (Rp 163,2 miliar), BBRI (Rp 61,1 miliar), dan SMGR (Rp 17,9 miliar). Top leading movers emiten TPIA, BMRI, BREN, sementara top lagging movers emiten AMMN, BBNI, MAPA.
Kospi (-1,0%) dan Nikkei (1,9%) dibuka melemah pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini, mengingat berbagai sentimen negatif dari pasar global, regional dan komoditas,” demikian tertulis.
