Jakarta, TopBusiness — Laju IHSG ditutup naik 0.86% kemarin, dan disertai dengan net buy asing Rp441 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BMRI, AMMN, BBNI, AMRT, dan TPIA.
Untuk perdagangan hari ini, menurut Head of Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman, laju IHSG berpotensi koreksi terbatas, menunggu data inflasi US di hari Rabu nanti. “Sehingga untuk level support IHSG di rentang 7200-7230, sedangkan level resist akan berada di kisaran 7270-7300,” ungkap dia, dalam risetnya, Senin (12/8/2024).
Wall Street: S&P 500 Naik, Didukung Kinerja Sektor Teknologi. Jumat pekan lalu (9/8), S&P 500 berhasil mengakhiri sesi perdagangan dengan kenaikan.
Indeks Dow Jones (DJI) naik 0,13% menjadi 39.497,54, S&P 500 (SPX) naik 0,47% menjadi 5.344,16, sementara Nasdaq Composite (IXIC) menguat 0,51% menjadi 16.745,30.
Penurunan awal minggu tersebut dipicu oleh kekhawatiran akan resesi dan pembalikan posisi perdagangan carry trade yang didanai yen Jepang secara global.
Kinerja sektor teknologi memberikan dorongan terbesar bagi S&P 500, sementara Cboe Volatility Index atau “fear gauge” Wall Street, mengalami penurunan.
Saham-saham yang mengalami kenaikan antara lain, penerbit video game Take-Two Interactive Software (TTWO.O) naik 4,4% dan Expedia (EXPE.O) juga mengalami kenaikan sebesar 10,2%.
Bursa Asia Kompak Menguat (9/8), Ditopang Reli Wall Street. Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan Jumat (9/8), mengikuti kenaikan Wall Street setelah data pasar tenaga kerja baru meningkatkan kepercayaan investor terhadap ekonomi AS dan meredakan kekhawatiran resesi menyusul aksi jual pasar yang tajam pada awal minggu.
Indeks Nikkei 225 menguat 0,56%, Topix naik 0,88%. Sedangkan, indeks Hang Seng naik 1,17%, dan indeks Taiex melesat 2,87%. Kemudian, Kospi menguat 1,24% dan S&P/ASX 200 naik 1,25%, sedangkan Shanghai Composite melemah 0,27%.
Di sisi lain, FTSE Malay menguat 0,25%, sedangkan FTSE Straits Times tutup pada hari ini karena libur Hari Nasional. Investor akan mencermati indeks harga konsumen dan indeks harga produsen China untuk bulan Juli.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Senin (12/8):
- BBCA: Buy on Weakness
Beli di 10125, cutloss jika break di bawah 10050.
Jika tidak break di bawah 10050, potensi naik ke 10250-10350 short term. . - ACES: Buy if Break 730
Jual di 750-760 short term. Jika belum break di atas 730
Boleh coba beli di area 710-715, cutloss di bawah 705. - ADRO: Spec Buy
Beli di 3180, cutloss jika break di bawah 3140.
Jika tidak break di bawah 3140, potensi naik ke 3210-3250 short term. - CPIN: Spec Buy
Beli di 5175, cutloss jika break di bawah 5100.
Jika tidak break di bawah 5100, potensi naik ke 5250-5275 short term. - HEAL: Spec Buy
Beli di 1330, cutloss jika break di bawah 1300.
Jika tidak break di bawah 1330, potensi naik ke 1350-1370 short term. - MDKA: Spec Buy
Beli di 2200, cutloss jika break di bawah 2170.
Jika tidak break di bawah 2170, potensi naik ke 2240-2280 short term.
