Jakarta, TopBusiness—Berbicara tentang potensi pasar saham pada 26-30 Agustus 2024, analis dari Indo Premier Sekuritas (Ipot), Angga Setianius, menyarankan para trader untuk memerhatikan 2 sentimen ini yakni inflasi PCE AS dan PMI China.
“Inflasi PCE AS semakin mendekati target inflasi the Fed dan nilai di bawah konsensus. 2,5% akan baik untuk market,” kata dia dalam riset terbaru, yang diterima hari ini oleh redaksi Majalah TopBusiness.
Selanjutnya sentimen PMI China pada Sabtu mendatang, di mana di akhir bulan Juli berada di bawah level ekspansif 50, yaitu di level 49,8. Jika PMI China Agustus berada di atas 50 akan baik untuk Indonesia karena menandakan aktivitas manufaktur China kembali meningkat dan China merupakan pangsa pasar terbesar ekspor Indonesia.
Angga kemudian merekomendasikan 3 saham dan 1 Power Fund Series untuk trading pada minggu ini hingga Jumat, 30 Agustus 2024.
- Buy PTBA (Support 2.670, Resist 2.900). Meningkatnya harga batu bara beberapa minggu terakhir dipicu oleh potensi diturunkannya suku bunga yang bisa memicu permintaan energi untuk aktivitas ekonomi.
- Buy BFIN (Support 980, Resist 1.100). Emiten ini berhasil breakout di atas level resistance 950 dan bertahan uptrend di atas MA5,10,20.
- Buy on Pullback MAPI (Support 1.415, Resist 1.590). Kembalinya aktivitas ekonomi dan biaya konsumsi yang akan lebih rendah ke depannya karena suku bunga diturunkan menjadi sentimen positif untuk emiten ritel yang akan kembali boost permintaan secara overall.
- Reksa Dana Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap (XIML) – Power Fund Series (PFS) ini dapat menjadi pilihan terbaik karena penurunan suku bunga hampir pasti terjadi di September oleh the Fed. Sedangkan BI sudah memberikan pernyataan akan menurunkan suku bunga di Q4 nanti, sehingga investor dapat mulai mengatur posisi untuk masuk XIML karena terdapat 7 saham penopang IHSG di dalamnya yang berkapitalisasi besar dan sensitif terhadap arus masuk modal asing.
