TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bankir BNI Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,1 persen

Nurdian Akhmad
22 December 2016 | 19:30
rubrik: Finance

Jakarta-Thebusinessnews. Pemerintah mengharapkan Laju Pertumbuhan Ekonomi mencapai 5,1 persen,sebagaimana tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Target itu dinilai dapat dicapai sepanjang pemerintah dapat mengendalikan laju inflasi dibawah empat persen.

Hal itu disampaikan Sekretaris Perusahaan PT BNI Tbk (BBNI ), Ryan Kiryanto  saat menjadi pembicara utama diskus”i  Workshop Digital Banking BNI” di Jakarta, Kamis(22/12/2016).”Asalkan dengan catatan inflasi rendah. Tercatat inflasi tahun ini diperkirakan 3 sekian persen, sangat rendah dan rekor yang baik. rendah karena pemerintah tidak lagi memikirkan subsidi,” ujar Ryan.

Ia menambahkan, target itu dapat tercapai karena juga ditopang oleh fakta yang menunjukan Indonesia menjadi destinasi investasi yang menarik bagi investor dunja serta indeks kepercayaan konsumen Indonesia sangat tinggi yakni mencapai 122.”2016 hingga 2017 Semuanya membaik.
Indonesia memasuki era pertumbuhan ekonomi baru di 5,1persen-5,3 persen ” papar dia.

Dengan angka pertumbuhan sebesar itu, kata dia, kredit perbankan nasional diperkirakan akan membaik pada 2017 atau akan tumbuh diatas angka 10 persen.”Potensi pertumbuhan kredit perbankan indo di 2017 akan relatif lebih baik dibanding 2016 ini, potensi pertumbuhan kredit akan mencapai  double digit mungkin kalau 11 persen  saja rasanya masih bisa,” ujar dia.

 

Sedangkan faktor pendorongnya, Pertama, konsumsi rumah tangga yang diprediksi akan terus mengalami peningkatan yakni akan mampu tumbuh diatas 5 persen  Kondisi ini diyakini akan meningkatkan permintaan (demand) kredit di perbankan.

 

Lalu faktor kedua, adalah kecepatan belanja pemerintah yang juga diprediksi bakal ikut menopang perbaikan pertumbuhan kredit. Di mana pemerintah memiliki strategi untuk menyerap anggaran lebih cepat yakni semua transaksi barang dan jasa (pengadaan) 2017 di lingkup pemerintah dimajukan atau dibelanjakan di 2016.

BACA JUGA:   WTP Diraih Kementerian ESDM

 

“Semua transaksi barang jasa dilingkup pemerintahan dimajukan, sehingga pola serapan belanja pemerintah akan semakin baik lebih terukur dan lebih merata disetiap kuartalannya, ini sangat membantu kegairahan ekonomi kita,” ucapnya.(az)

 

 

Previous Post

Alpa Digital Percepatan Layanan Uangteman Hingga 15 Menit

Next Post

UK Linetrust Investasi US $ 50 Juta untuk Eksplorasi Emas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR