Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (2/09/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (30/8). Dow +0,55%, S&P 500 1,01%, dan Nasdaq 1,13%. Pasar AS ditutup menguat seiring dengan Dow Jones mencatatkan rekor baru dan S&P 500 mencatatkan peningkatan 25% dalam 12 bulan terakhir.
Pasar komoditas mayoritas melemah Jumat kemarin (30/8). Harga minyak WTI -3,08% ke level USD 73,55/bbl, dan harga minyak Brent 3,77% ke level USD 76,93/bbl. Sebaliknya, harga batubara +0,48% di level USD 145,3/ton, dan CPO +0,91% ke level MYR 3.978. Harga emas terpantau melemah 0,67% ke level USD 2.503/toz.
Bursa Asia ditutup menguat Jumat kemarin (30/8). Kospi +0,45%, Hang Seng 1,14%, Nikkei 0,74% dan Shanghai 0,68%.
IHSG ditutup menguat 0,57% ke level 7.670,7. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 11.207,8 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 1.115,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 10.092,5 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 237 miliar), BMRI (Rp 210,4 miliar), dan BBCA (Rp 156,6 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ANTM (Rp 361,4 miliar), MAPA (Rp 27,1 miliar), dan NISP (Rp 19 miliar). Top leading movers emiten TPIA, BREN, BBCA, sementara top lagging movers emiten AMMN, KPIG, BYAN.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 0,35%, dan Nikkei juga mencatatkan +1,25%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, dikarenakan menguatnya pasar AS dan regional,” demikian isi laporan.
