TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Paruh Pertama Moncer, AUTO Sasar Bisnis Diversifikasi

Busthomi
19 September 2024 | 16:26
rubrik: Capital Market
Kinerja Paruh Pertama Moncer, AUTO Sasar Bisnis Diversifikasi

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Kinerja PT Astra Otoparts Tbk. (IDX: AUTO) sepanjang semester I-2024 sangat menakjubkan. Anak usaha Astra Group yang memiliki bisnis penjualan komponen otomotif ini mencatatkan laba bersih hingga Rp1,01 triliun atau melambung 26,48% secara year on year (yoy). Dengan pendapatan Rp9,19 triliun atau turun tipis 2% YoY.

Dan menutup tahun ini, Astra Otoparts juga kian ‘PD’ bisa terus menggenjot kinerja. Salah satunya melalui jalur diversifikasi bisnis.

Demikian seperti disampaikan oleh Direktur Astra Otoparts Sophie Handili, di acara Astra Media Day 2024 yang digelar di Jakarta, dikutip Kamis (19/9/2024).

Disebutkan dia, strategi diversifikasi bisnis ini seperti dengan masuk ke pasar komponen alat kesehatan hingga kereta api. Langkah ini dilakukan mengingat masih lesunya penjualan otomotif domestik di tahun ini.

“Diversifikasi menjadi strategi penting AUTO. Sehingga kami mulai menjajaki pembuatan komponen non-otomotif, seperti komponen alat kesehatan lewat merek GRIN itu,” tegas Shopie.

Hingga Juni 2024, AUTO telah meluncurkan 24 produk alat kesehatan, di mana lima produk rilis pada tahun ini.

Produk-produk yang diluncurkan AUTO lewat GRIN antara lain digital coloum scale, baby incubator, blood pressure monitor lite, electrocardiography, hingga infant warmer.

“Selain diversifikasi alat kesehatan, kami juga diversifikasi produk non-otomotif seperti heavy equipment hingga kereta api untuk kelangsungan bisnis jangka panjang,” tandasnya.

Untuk diketahui, penjualan otomotif di Indonesia masih mengalami pelemahan. Sampai Agustus 2024, penjualan mobil nasional mencapai 76.304 unit, turun 14,19% YoY.

Di segmen low cost green car (LCGC), penjualannya secara nasional mencapai 15.693 unit, turun 15,38% YoY.  Selain itu, AUTO pun berupaya mendorong penjualan ekspor pada semester II-2024, di tengah lesunya pasar otomotif domestik.

BACA JUGA:   Imunitas IHSG di Saat PPKM, Mirae Asset Sekuritas: Indeks bisa Loncat ke 6.400

Untuk pasar ekspor sendiri hingga paruh pertama 2024 itu, penjualan ekspor komponen Astra Otoparts melonjak 54,29% YoY menjadi Rp819,01 miliar. Sejauh ini, kegiatan distribusi komponen otomotif perseroan meliputi dalam dan luar negeri, termasuk Asia, Timur Tengah, Amerika, Eropa dan Afrika. Perseroan akan terus mengincar negara tujuan ekspor baru.

Tags: Astra GroupAUTOKinerja emitenPT Astra Otoparts Tbk
Previous Post

Tren Poin IHSG Tertinggi masih Terjadi

Next Post

Performa Mobile Banking SimobilPlus Bank Sinarmas Diapresiasi Dunia Internasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR