Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di lantai PT Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan Kamis (19/09/2024), masih memiliki tren pencatatan rekor tertinggi.
Indeks komposit Jakarta ini melambung 76,25 poin atau setara dengan 0,97 persen menjadi 7.905,3. Posisi tertinggi sebelumnya, 17 September, pada 7.831 poin. Ini berarti sudah 20 kali, indeks membukukan rekor tertinggi.
Pelaku pasar modal mengambil posisi beli, sambil mengikuti gerak bursa saham kawasan yang terlihat menguat. Sebut saja, Nikkei plus 2,1 persen, Shanghai (0,6), dan Straits Times (0,9).
Perdagangan berlangsung amat marak, lantaran nilai transaksi harian mencapai Rp 14,5 triliun dan volume sebanyak 28,1 miliar unit saham dengan frekuensi 1.301.240 kali.
