Jakarta, TopBusiness—Matrix NAP Info mengumumkan kolaborasinya dengan beberapa Internet Exchange (IX) internasional seperti Equinix dan DE-CIX Jakarta. Hal ini semakin memerkuat posisi Matrix sebagai pemain utama dalam penyediaan layanan akses jaringan di Indonesia.
“Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, Matrix menawarkan harga spesial untuk layanan RIE (Remote IX Equinix), yang sangat menarik bagi para ISP dan NAP,”kata Omar Syarif Nasution, Direktur PT NAP Info Lintas Nusa,dalam keterangan tertulis yang diterima hari ini oleh redaksi TopBusiness.
Selain itu, Matrix NAP Info kembali menggelar acara tahunan mereka, Main Event 2024 (25/9/2024) di Ciputra World Hotel Surabaya. Acara ini adalah platform utama yang mempertemukan Penyedia Layanan Internet (ISP) dan Penyedia Akses Jaringan (NAP) dari seluruh Indonesia.
Main Event 2024 bertujuan untuk menciptakan peluang berharga bagi ISP dan NAP untuk berkolaborasi, berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi internet, serta membangun kemitraan strategis guna meningkatkan sinergi bisnis dan memperkuat digitalisasi di Indonesia.
“Berangkat dari keberhasilan Main Event tahun-tahun sebelumnya, Matrix memutuskan untuk kembali mengadakan acara ini. Semoga ke depan, Main Event dapat terus berjalan, yang dapat menyediakan wadah yang pas bagi para Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia,” ujar Omar Syarif.
Selain diskusi mendalam dan peluang kolaborasi yang dipaparkan oleh Ilhami Efendi Zainuddin, Head of Sales,Matrix Nap Info, dan Sefhian Frans Hottua, Head of Network Division dari Matrix NAP Info, peserta berkesempatan mendapatkan harga khusus untuk layanan unggulan Matrix NAP Info.
Itu seperti layanan IP Transit dan Matrix Cable International eXchange (MCIX), yang merupakan bagian dari Produk Matrix Cable System (MCS)—sistem kabel bawah laut internasional swasta pertama yang menghubungkan langsung Jakarta dengan Singapura.
“Matrix NAP Info berharap bahwa Main Event 2024 akan menjadi acara tahunan yang paling dinantikan dalam industri telekomunikasi, sekaligus menjadi kunci dalam memperkuat konektivitas digital di masa depan,” kata Omar.
