Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (7/10/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (4/10). Dow +0,81%, S&P 500 0,90%, dan Nasdaq 1,22%. Pasar AS ditutup menguat karena rilis data non-farm payroll AS memberikan kepercayaan bagi investor akan kondisi ekonomi yang membaik.
Pasar komoditas mayoritas menguat Jumat kemarin (4/10). Harga minyak WTI +0,75% ke level USD 74,38/bbl, harga minyak Brent 0,55% ke level USD 78,05/bbl, harga batubara +4,91% di level USD 149,6/ton, dan CPO +2,94% ke level MYR 4.305. Sebaliknya, harga emas terpantau melemah 0,09% ke level USD 2.654/toz.
Bursa Asia ditutup menguat Jumat kemarin (4/10). Kospi +0,31%, Hang Seng 2,82%, Nikkei 0,22% dan Shanghai 0,00% (closed).
IHSG ditutup melemah 0,63% ke level 7.496,1. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 521 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 558,1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 37,1 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 306,5 miliar), BMRI (Rp 167 miliar), dan BBCA (Rp 51 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan MEDC (Rp 39,6 miliar), GOTO (Rp 39,3 miliar), dan BREN (Rp 25,5 miliar). Top leading movers emiten BRMS, BREN, DSSA, sementara top lagging movers emiten GOTO, BMRI, BBRI.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 0,37%, dan Nikkei juga mencatatkan penguatan 2,44%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didorong sentimen menguatnya pasar AS dan regional,” demikian isi laporan riset.
