TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Trading di Awal Pekan, Saham Pilihan Ada BBRI hingga HMSP

Busthomi
14 October 2024 | 08:46
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG ditutup naik 0.54% Jumat lalu, dan masih disertai dengan net sell asing ~112 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, ASII, BMRI, BBRI dan CTRA.

Untuk perdagangan hari ini, Head of Research Retail BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan bahwa laju IHSG akan mencoba melanjutkan jelang pengumuman BI rate di minggu ini dan juga mendekati Inagurasi Presiden.

“Sehingga dengan kondisi itu, level Support IHSG diproyeksi berada di rentang 7400-7470, dan level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 7580-7620,” katanya, dalam riset Senin (14/10/2024).

Wall Street Naik

S&P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor Didorong Rilis Kinerja Bank. Indeks-indeks Wall Street menguat pada Jumat (11/10), setelah sebelumnya turun.

Bahkan, S&P 500 dan Dow Jones mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) dan menutup pekan dengan keuntungan signifikan. Kenaikan tersebut dipimpin kinerja positif sektor perbankan pada musim laporan keuangan Q3.

Indeks S&P 500 naik 0,61% ke 5.815,03, Dow Jones meningkat 0,97% ke 42.863,86 dan Nasdaq Composite menguat 0,33% ke 18.342,94.

Saham JPMorgan Chase melonjak 4,4% setelah melampaui ekspektasi laba dan pendapatan. Saham Wells Fargo, menguat 5,6% setelah labanya mengalahkan ekspektasi analis.

Saham BlackRock, naik 3,6% setelah manajer aset melaporkan bahwa aset yang dikelolanya telah mencapai rekor tertinggi untuk kuartal ketiga berturut-turut.

Sedangkan, indeks konsumen diskresioner berada di bawah tekanan dari penurunan 8,8% pada saham Tesla, setelah perusahaan tersebut meluncurkan robotaxi yang telah lama ditunggu-tunggu, namun tidak memberikan rincian tentang seberapa cepatnya dapat meningkatkan produksi atau menghadapi rintangan regulasi yang potensial.

Bursa Asia Mayoritas Melemah, BoK Pangkas Suku Bunga. Bursa Asia mayoritas turun pada perdagangan akhir pekan, Jumat (11/10). Indeks Kospi melemah 0,09%, S&P/ASX 200 Australia melemah 0,10%, FTSE Straits Times Singapura turun 0,32% dan FTSE Malay melemah 0,45%.

BACA JUGA:   Pizza Hut Catatkan Kenaikan Laba Bersih 47%

Sementara, indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,57%, Hang Seng Hong Kong melesat 2,98% dan Taiex Taiwan naik1,07%.

Sedangkan, Bank sentral Korea Selatan, Bank of Korea (BoK), memangkas suku bunga acuannya 25 bps menjadi 3,25% pada Jumat (11/10), BoK menurunkan suku bunga acuan setelah pasar properti menunjukkan tanda pemulihan dan menurunnya tekanan inflasi.

Sementara itu, Kementerian Keuangan China dijadwalkan mengadakan konferensi pers pada Sabtu (12/10) pukul 10 pagi waktu setempat.

Sesi pengarahan yang sangat dinanti-nantikan tersebut diharapkan akan mengungkap paket stimulus fiskal baru karena Beijing berupaya meningkatkan ekonominya. (Source: Kontan, Investor Daily, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: BBRI, BRMS, PSAB, INCO, ADMR, dan HMSP

–BBRI Spec Buy dengan area beli di 4900, cutloss jika break di bawah 4800. Jika tidak break di bawah 4800, potensi naik ke 5050-5150 short term.

–BRMS Spec Buy dengan area beli di 270, cutloss jika break di bawah 268. Jika tidak break di bawah 268, potensi naik ke 278-280 short term.

–PSAB Spec Buy dengan area beli di 262, cutloss jika break di bawah 260. Jika tidak break di bawah 262, potensi naik ke 270-278 short term.

–INCO Spec Buy dengan area beli di 4100, cutloss jika break di bawah 4020. Jika tidak break di bawah 4100, potensi naik ke 4230-4300 short term.

–ADMR Spec Buy dengan area beli di 1430, cutloss jika break di bawah 1400. Jika tidak break di bawah 1430, potensi naik ke 1450-1480 short term.

–HMSP Spec Buy dengan area beli di 730, cutloss jika break di bawah 720. Jika tidak break di bawah 720, potensi naik ke 745-760 short term.

Tags: ihsgproyeksi sahamrekomendasi sahamsaham bbrisaham hari inisaham hmsp
Previous Post

Saham Pilihan di Hari Ini: ANTM, TINS, dan Lainnya

Next Post

IHSG pada Pembukaan Awal Pekan, Plus

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR