Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini berpotensi melemah.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (16/10/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melemah Hari Ini.
Bursa AS ditutup melemah pada Selasa (15/10). Dow -0,75%, S&P 500 0,76%, dan Nasdaq 1,01%. Pasar AS ditutup melemah pada hari Selasa setelah rilis laporan pendapatan ASML Holding yang mengecewakan, yang menekan sejumlah saham produsen chip seperti Nvidia dan AMD.
Pasar komoditas ditutup cenderung melemah pada Selasa (15/10). Minyak WTI -1,07% ke USD 71,10/bbl, minyak Brent -4,14% ke USD 74,25/bbl, batu bara -1,45% ke USD 146,1/ton, CPO -1,07% ke MYR 4,268, dan emas +0,47% ke USD 2.678/toz.
Bursa Asia ditutup mixed pada Selasa (15/10). KOSPI +0,39%, Hang Seng -3,67%, dan Shanghai -2,53%.
IHSG ditutup di level 7.628,0 (+0,89%), dengan net sell asing sebesar Rp 295,6 miliar; Rp 247,4 miliar di pasar reguler, dan Rp 48,2 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler dicatatkan AMMN (Rp 83,3 miliar), disusul ANTM (Rp 75,0 miliar), dan BBRI (Rp 54,7 miliar). Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 99,0 miliar), disusul ASII (Rp 85,1 miliar), dan TPIA (Rp 76,4 miliar). Top leading movers adalah AMMN, GOTO, BBCA, sedangkan top lagging movers adalah ASII, TLKM, dan BMRI.
Baik Nikkei (-2,26%) maupun Kospi (1,32%) dibuka melemah pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini, mengingat sentimen negatif dari pasar global dan regional,” demikian isi laporan riset.
