Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan hari ini berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (18/10/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar AS sebagaian besar ditutup menguat pada Kamis (17/10). Dow +0,37%, S&P 500 -0,02%, dan Nasdaq +0,04%. Penguatan ini disebabkan karena penjualan ritel bulanan yang lebih kuat dari perkiraan mengindikasikan konsumen AS yang tangguh dan perkiraan optimis TSMC mendukung saham produsen chip.
Pasar komoditas sebagian besar ditutup menguat pada Kamis (17/10). Minyak WTI +0,20% menjadi USD 70,9/bbl, batu bara +0,14% menjadi USD 147,6/ton, nikel -1,60% menjadi USD 16.844/ton, CPO -0,77% menjadi MYR 4.278, dan emas +0,71% menjadi USD 2.693/toz.
Bursa Asia ditutup melemah pada Kamis (17/10). Nikkei -0,69%, KOSPI -0,04%, Hang Seng -1,02%, dan Shanghai -105%.
Sementara IHSG ditutup pada level 7.735 (+1,13%), dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 1.221,6 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 1.196,1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 25,5 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 344,6 miliar), BMRI (Rp 323,7 miliar), dan BRMS (Rp 222,7 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 191 miliar), JSMR (Rp 19,5 miliar), dan INKP (Rp 18,9 miliar). Adapun top sector gainer hari ini adalah sektor IDXBASIC, sementara yang menjadi top sector loser adalah sektor IDXHLTH. Top leading movers emiten BREN, TLKM, GOTO, sementara top lagging movers emiten BBCA, BMRI, MSIN.
Nikkei dibuka menguat 0,21% dan KOSPI 0,40% pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan menguat hari ini dikarenakan penguatan yang terjadi pada pasar global,” demikian isi laporan riset.
