Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan diperkirakan melemah hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Rabu (13/11/2024) memperlihatkan judul IHSG Diperkirakan Melemah Hari Ini.
Bursa AS ditutup melemah pada Selasa (12/11). Dow -0,86%, S&P 500 0,29%, dan Nasdaq 0,09%. Dow memimpin penurunan saham saat reli terhenti menjelang laporan CPI.
Pasar komoditas cenderung melemah pada Selasa (12/11). Minyak WTI +0,12% ke USD 68,12/bbl, minyak Brent -0,26% ke USD 71,75/bbl, batu bara +0,00% ke USD 142,3/ton, CPO -3,16% ke MYR 5.031, dan emas -0,81% ke USD 2.598/toz.
Bursa Asia ditutup mixed pada hari Selasa (12/11). Kospi -2,19%, Hang Seng -2,84%, Nikkei -0,40% dan Shanghai -1,39%.
IHSG menutup sesi di level 7.322,0 (+0,76%), dengan net sell asing sebesar Rp 1.107 miliar; Rp 836,7 miliar di pasar reguler, dan Rp 270,3 miliar di pasar negosiasi. Net sell asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BBRI (Rp 352,8 miliar), disusul TLKM (Rp 212,1 miliar), dan BRMS (Rp 199,9 miliar). Net buy asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BUMI (Rp 185,6 miliar), disusul INDF (Rp 45,8 miliar), dan ASII (Rp 44,6 miliar). Top leading movers adalah AMMN, BUMI, GOTO, sedangkan top lagging movers adalah TLKM, BRMS, dan BBNI.
Nikkei menguat 0,07% pagi ini, sedangkan Kospi melemah 0,49%. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini, mengingat sentimen negatif dari pasar regional dan komoditas,” demikian tertera di situs.
