TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Rambah Pasar Australia, DOID Akuisisi 19,9% Saham di 29Metals Senilai AUD 62 Juta

Busthomi
4 December 2024 | 07:43
rubrik: Capital Market
Gandeng The University of Queensland, DOID Dorong Inovasi Teknologi Pertambangan

Ilustrasi aktivitas pertambangan milik DOID, induk usaha BUMA. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia Group, IDX: DOID), melalui anak perusahaan tidak langsungnya, Bukit Makmur Mandiri Utama Pte. Ltd. (BUMA Singapore), telah menandatangani perjanjian dengan 29Metals Limited (29Metals, ASX: 29M).

Kerja sama ini berupa penyertaan 229.902.537 lembar saham yang baru diterbitkan dengan harga AUD 0,27 per lembar saham, dengan nilai total sebesar AUD62 juta.

Hal ini merupakan bagian dari penggalangan dana sebesar AUD180 juta dari 29Metals dan memberikan hak minoritas yang signifikan kepada Grup sebesar 19,9% di 29Metals.

Sebagai bagian dari penyertaan tersebut, Grup akan memiliki hak untuk mencalonkan satu Direktur Non-Eksekutif ke Dewan Direksi 29Metals, dengan opsi untuk mencalonkan Direktur Non-Eksekutif kedua jika kepemilikannya melebihi 20% dari total saham yang beredar.

Ronald Sutardja, Presiden Direktur Delta Dunia Group menyatakan, transaksi strategis ini memperkuat komitmen perseroan untuk melakukan diversifikasi dan pengembangan ke arah komoditas masa depan (future-facing commodities) yang dibangun berdasarkan akuisisi-akuisisi signifikan yang telah DOID lakukan baru-baru ini.

“Yaitu menandatangani perjanjian yang mengikat untuk mengakuisisi 51% saham di Dawson Complex di Australia dan mengakuisisi Atlantic Carbon Group Inc. yang merupakan produsen ultra-high-grade antrasit terbesar kedua di Amerika Serikat,” kata Ronald dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/12/2024).

Transaksi ini, kata dia, merupakan langkah nyata dalam mencapai tujuan jangka panjang strategis Delta Dunia Group untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon. “Sekaligus juga untuk mendiversifikasi portofolio kami agar selaras dengan masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Transaksi ini merupakan langkah penting dalam ekspansi strategis Grup ke sektor komoditas masa depan, memberikan eksposur berharga ke tembaga dan seng. Dengan harga yang menarik dibandingkan transaksi-transaksi terbaru dan perusahaan sejenis di sektor tembaga, akuisisi ini memberikan peluang yang langsung dan bernilai tinggi bagi Grup.

BACA JUGA:   NAYZ Siap Diakuisisi Perusahaan Asal Singapura Sebanyak 41,18%

Incar Pertumbuhan Organik

Kata dia, 29Metals mengoperasikan dua aset berkualitas tinggi dan berumur Panjang, yaitu tambang Golden Grove di Australia Barat dan tambang tembaga Capricorn di Queensland.

Aset-aset ini memberikan Grup akses ke produksi tembaga bermutu tinggi yang dapat diandalkan di wilayah berisiko rendah, dengan potensi pertumbuhan yang signifikan.

Tambang Golden Grove ini menawarkan peluang eksplorasi tambahan, sementara tambang Capricorn Copper siap untuk memulai kembali produksi dan ekspansi sumber daya.

Per Desember 2023, perusahaan memiliki cadangan terbukti dan terkira (proven and probable reserves) yang mendukung umur tambang lebih dari 10 tahun. Dalam 12 bulan hingga September 2024, 29Metals memproduksi 26kt tembaga dan 60kt seng.

“Hasil dari peningkatan modal ini akan digunakan untuk mendanai sepenuhnya pengembangan Gossan Valley untuk mendapatkan bijih pertama (first ore), memungkinkan perusahaan untuk mengoptimalkan rencana tambangnya dan memperpanjang umur tambang Golden Grove,” kata dia.

Pengembangan ini akan meningkatkan fleksibilitas produksi dengan menambahkan area tambang baru serta menyediakan sumber bijih berkadar lebih tinggi untuk menggantikan produksi yang menurun di Scuddles.

Grup berencana mendanai akuisisi ini menggunakan cadangan kas dan fasilitas sindikasi bank, sehingga tetap menjaga fleksibilitas keuangan untuk investasi strategis di masa depan. “Transaksi ini diharapkan akan selesai pada minggu kedua Desember 2024,” katanya.

Tags: 29Metalsakuisisi bisnisBukit Makmur Mandiri UtamaDOIDPT Delta Dunia Makmur Tbk
Previous Post

Penetapan Perubahan RKA K/L Kementerian PU TA 2025, Menteri Dody Kawal Keberlanjutan Program Prioritas dan Padat Karya

Next Post

4 Negara Tujuan Liburan dengan Biaya Makan-Transpor Termurah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR