
Jakarta, businessnews.id —- Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pagi ini membekukan sementara (suspend) perdagangan saham PT Bali Towerindo Sentra (kode: BALI). Itu karena terjadinya akumulasi peningkatan harga yang signifikan. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy, menjelaskan hal itu dalam keterbukaan informasi pagi ini.
Irvan mengatakan, sedari penutupan 13 Maret 2014 sampai penutupan perdagangan 19 Maret 2014, harga saham itu telah naik 142,50%. Itu dari Rp 600 per lembar ke Rp 1.455 per lembar.
“Jadi, ada kenaikan sampai Rp 855 per lembar,” kata Irvan.
Lebih lanjut Irvan mengatakan, selain untuk saham, penghentian sementara itu juga berlaku untuk waran seri I keluaran emiten yang sama.
“Penghentian-penghentian tersebut berlaku sedari awal perdagangan sesi pertama hari ini sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata dia.
Katanya pula, “Bursa mengimbau pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memerhatikan keterbukaan informasi yang dikeluarkan emiten tersebut.” (DHI)
EDITOR: DHI