Jakarta, TopBusiness – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney memperkirakan pergerakan wisatawan di Tanah Air akan naik 5 persen pada periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Kenaikan wisatawan itu dprediksi akan meningkatkan okupansi di hotel-hotel yang dikelola InJourney menjadi 85 persen selama periode Nataru ini.
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan pergerakan tersebut berasal baik dari wisatawan domestik maupun asing.
“Jadi memang kita ekspektasinya increase 5 persen ya,” ujar Maya dalam konferensi pers ‘New Year’s Eve Wave of Glamour with Anggun’ di Gedung Sarinah, Jakarta seerti dikutip, Rabu (11/12/2024).
Menurut Maya, kenaikan jumlah wisatawan ini ditopang oleh penurunan harga tiket pesawat yang rencananya mulai dilakukan pada akhir tahun ini.
“Memang ada penurunan harga tiket 10 persen mulai dari 18 September. Nah ini juga kita di drive oleh beberapa faktor salah satunya bandara. Bandara memang kontribusi dari penurunan tarif dari passenger service charge maupun airlines charge itu kita memberikan kontribusi,” kata Maya.
Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat juga memprediksi okupansi di hotel-hotel yang dikelolanya akan mencapai 85 persen di periode libur Nataru ini.
“Peningkatannya kalau bintang 5-nya itu di 15 persen, bintang 4-nya di 5 persen, dan bintang 3-nya di 6 persen,” kata Christine.
Okupansi tertinggi untuk hotel yang dikelola InJourney Hospitality terjadi di untuk yang ada di wilayah Bali dan Yogyakarta. Misalnya Hotel Truntum Kuta, dan Hotel Manohara Yogyakarta.
