Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Senin (23/12/2024) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Jumat (20/12). Dow +1,18%, S&P 500 +1,09%, dan Nasdaq +1,03%. Pasar AS ditutup menguat setelah rilis data inflasi yang terkendali dan komentar dovish dari Gubernur Fed Chicago Austan Goolsbee.
Pasar komoditas mayoritas bergerak beragam Jumat kemarin (20/12). Harga minyak WTI -0,64% ke level USD 69,46/bbl, harga minyak Brent +0,37% ke level USD 72,94/bbl, harga batubara -0,66% di level USD 127,8/ton, dan CPO -1,72% ke level MYR 4.435. Harga emas terpantau menguat 1,11% ke level USD 2.663/toz.
Bursa Asia ditutup melemah Jumat kemarin (20/12). Kospi -1,30%, Hang Seng -0,16%, Nikkei -0,29% dan Shanghai -0,06%.
IHSG ditutup menguat 0,09% ke level 6.983,9. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 418 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 828,3 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 410,3 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BBRI (Rp 488,2 miliar), BBCA (Rp 284,9 miliar), dan BMRI (Rp 109,8 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BREN (Rp 98,3 miliar), CUAN (Rp 81,6 miliar), dan EXCL (Rp 62,2 miliar). Top leading movers emiten BREN, CUAN, GOTO, sementara top lagging movers emiten BBRI, DSSA, BUMI.
Pagi ini, Kospi tercatat menguat 0,81%, dan Nikkei juga mencatatkan +0,85%. “Kami memperkirakan IHSG bergerak menguat hari ini, didorong sentimen menguatnya pasar AS dan regional,” demikian tertera di website.
