TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Waspadai Kenaikan Bursa AS pada IHSG, Berikut Saham Pilihan Hari Ini

Busthomi
6 January 2025 | 08:53
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) minggu kemarin ditutup naik 0.02%, disertai dengan net sell asing Rp479 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBNI, BBRI, BMRI, BBCA dan TPIA.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Fanny Suherman, CFP, Head of Retail Research BNI Sekuritas, laju IHSG hari ini akan mencoba untuk break ke 7200, seiring dengan penguatan bursa US minggu lalu.

“Akan tetapi, jika gagal break resist kuat di 7200, IHSG akan cenderung tes support dulu di 7100. Dengan kondisi itu, maka level Support IHSG diproyeksi akan berada di rentang 7040-7100 dan level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 7200-7250,” ungkap dia dalam risetnya, Senin (6/1/2024).

Global Overnight Review

Wall Street Kompak Naik, namun Tren Mingguan Masih Negatif. Indeks-indeks Wall Street kompak meningkat pada Jumat (3/1). Sektor teknologi menjadi pendorong utama penguatan pasar. Meskipun tetap masih mencatatkan penurunan mingguan. Indeks S&P 500 ditutup melonjak 1,26% ke level 5.942,47; Dow Jones Industrial Average menguat 0,8% menjadi 42.732,13, dan Nasdaq Composite meningkat 1,77% ke 19.621,68.

Sementara itu, saham produsen chip Nvidia melonjak 4,7%, sementara saham Super Micro Computer, pembuat server, melesat 10,9%. Kedua perusahaan ini diuntungkan oleh investasi berkelanjutan dalam teknologi kecerdasan buatan (AI).

Microsoft turut memeriahkan sentimen positif dengan pengumuman rencana investasi sebesar US$ 80 miliar untuk pusat data berteknologi AI pada tahun fiskal 2025. Saham perusahaan energi seperti Constellation Energy dan Vistra juga terangkat, masing-masing naik 4% dan 8,5%, karena meningkatnya kebutuhan energi untuk mendukung pusat data tersebut.

Saham US Steel anjlok 6,5% setelah Presiden Joe Biden menyatakan akan memblokir akuisisi perusahaan oleh Nippon Steel. Di sisi lain, saham perusahaan minuman keras seperti Molson Coors merosot 3,4% menyusul peringatan dari Surgeon General AS terkait risiko kanker akibat konsumsi alkohol.

BACA JUGA:   Saham Rating Buy: ANTM, AMMN, dan Lain-lain

Bursa Asia Bergerak Beragam Jelang Akhir Pekan

Bursa saham Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Jumat (3/1). Jumat pekan kemarin, Bank Sentral China (PBOC) dilaporkan akan memangkas suku bunga pada waktu yang tepat pada 2025.

Di sisi lain, Kementerian Perdagangan China berencana untuk membatasi ekspor pada teknologi tertentu yang digunakan untuk membuat komponen baterai dan untuk memproses mineral penting seperti litium dan galium, menurut pemberitahuan yang dikeluarkan pada hari Kamis.

Investor di Asia akan terus menilai ketidakpastian politik di Korea Selatan karena pengawas korupsi negara itu berusaha untuk melaksanakan surat perintah penangkapan untuk Presiden Yoon Suk Yeol yang dimakzulkan.

Di bursa saham Asia, indeks Kospi Korea Selatan naik 1,79%, ASX 200 di Australia naik 0,60%, Taiex Taiwan menguat 0,33% dan Hang Seng di Hong Kong naik 0,70%. Sedangkan, Shanghai Composite dan CSI 300 turun masing-masing sebesar 1,57% dan 1,18%. Sementara, bursa saham Jepang libur.
(Source: Investor Daily, Bloomberg)

Trading Idea hari ini: PSAB, BBRI, ANTM, PTRO, AADI, dan PANI

PSAB Spec Buy dengan area beli di 246, cutloss jika break di bawah 240. Jika tidak break di bawah 246, potensi naik ke 250-258 short term.

BBRI Spec Buy dengan area beli di 4150, cutloss jika break di bawah 4120. Jika tidak break di bawah 4120, potensi naik ke 4180-4220 short term.

ANTM Spec Buy dengan area beli di 1520, cutloss jika break di bawah 1505. Jika tidak break di bawah 1520, potensi naik ke 1540-1560 short term.

PTRO Spec Buy dengan area beli di 2820, cutloss jika break di bawah 2770. Jika tidak break di bawah 2820, potensi naik ke 2920-2970 short term.

BACA JUGA:   IHSG Masih Menanti Sentimen Ini, Berikut Saham yang Diunggulkan

AADI Spec Buy dengan area beli di 7800, cutloss jika break di bawah 7700. Jika tidak break di bawah 7800, potensi naik ke 7950-8050 short term.

PANI Spec Buy dengan area beli di 17000, cutloss jika break di bawah 16700. Jika tidak break di bawah 16700, potensi naik ke 17300-17600 short term.

Tags: igshproyeksi sahamsahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

6 Saham Ini Dapat Rating ‘Buy’ Hari Ini

Next Post

Awal Pekan, IHSG Bergerak Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR