TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Awal Tahun, IDXCarbon Jual 1 Juta Ton Unit Karbon Plus 3 Proyek Unit Karbon

Busthomi
14 January 2025 | 09:29
rubrik: Capital Market
Bursa Karbon Genap Setahun, Ini Pencapaiannya

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Tahun 2025 menandai milestone terbaru bagi perdagangan karbon melalui Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon).

Pada hari perdagangan pertama pada tahun 2025, tepatnya pada Kamis (2/1/2025), IDXCarbon mencatatkan pencapaian volume perdagangan unit karbon mencapai 1.000.000 ton CO2 ekuivalen (tCO2e) secara kumulatif sejak diluncurkan pada 26 September 2023 lalu.

Pencapaian juga diikuti oleh pertumbuhan jumlah pengguna jasa IDXCarbon yang pada akhir tahun 2024 mencatatkan pencapaian sejumlah 100 (seratus) pengguna jasa.

“Jumlah ini menunjukkan peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan jumlah pengguna jasa yang tercatat pada tahun 2023,” ungkap Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangannya, Selasa (14/1/2024).

Hal ini menunjukkan perdagangan karbon semakin berkembang di Indonesia, sejalan dengan upaya Indonesia untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.

Selain itu, pada awal tahun 2025 IDXCarbon turut mencatatkan penambahan 3 (tiga) proyek unit karbon atau Sertifikat Pengurangan Emisi – Gas Rumah Kaca (SPE-GRK), yang semakin memperkaya jumlah unit karbon baru.

Proyek pertama merupakan milik PT PLN Indonesia Power yang mencatatkan unit karbon yang berasal dari proyek Pengoperasian Pembangkit Listrik Baru Berbahan Bakar Gas Bumi PLTGU Priok Blok 4 sebesar 763.653 tCO2e dengan tahun penyerapan atau pengurangan emisi terjadi (tahun vintage) 2021.

Selanjutnya, adalah proyek PT PLN Indonesia Power, yaitu Konversi dari Pembangkit Single Cycle menjadi Combined Cycle (Add On) PLTGU Grati Blok 2, yang mencatatkan unit karbon sebesar 407.390 tCO2e dengan tahun vintage 2021.

Kemudian, proyek ketiga adalah Konversi dari Pembangkit Single Cycle menjadi Combined Cycle Blok 2 PLN NP UP Muara Tawar yang dikelola oleh PT PLN Nusantara Power yang mencatatkan unit karbon sebesar 30.000 tCO2e dengan tahun vintage 2023.

BACA JUGA:   MUTU International, Perusahaan Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca Siap Dukung Bursa Karbon

Seluruh proyek tersebut diperdagangkan dengan klasifikasi IDTBS, yaitu klasifikasi untuk unit karbon jenis reduction berbasis teknologi yang berasal dari Indonesia.

“Dengan adanya pencatatan proyek baru tersebut, IDXCarbon kini memiliki 6 (enam) proyek unit karbon yang dapat diperdagangkan,” ujar dia.

Perkembangan positif di awal tahun 2025 ini, lanjut dia, memberikan harapan besar bagi peningkatan volume transaksi karbon serta tumbuhnya industri berbasis ekonomi hijau yang mendukung transisi energi di Indonesia.

Tags: 1 Juta ton unit karbonBursa karbonIDXCarboneperdagangan karbon
Previous Post

Pada Pembukaan Perdagangan, IHSG Bergerak Naik

Next Post

Soal Cukai MBDK, Pengusaha Minta Edukasi Konsumen Dulu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR