TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Masih Berpotensi Koreksi

Agus Haryanto
14 January 2025 | 06:33
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia masih berpotensi koreksi.

Melalui mncsekuritas.id, riset MNCS Daily Scope Wave 14 Januari 2025 menjelaskan IHSG terkoreksi 1,02% ke 7.016, disertai munculnya volume penjualan. Dengan tertembusnya 7.029 sebagai support terdekatnya, maka diperkirakan IHSG akan menguji 6.958-6.988 sebagai area koreksi berikutnya untuk membentuk wave [b] dari wave B. Setelahnya, IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji kembali area resistance di 7.197 dan targetnya berada di 7.305-7.421.
Support: 6.953, 6.931
Resistance: 7.197, 7.263

Sejumlah saham yang bisa dijadikan pilihan:
ASII – Buy on Weakness
ASII terkoreksi 3,06% ke Rp4.750 dan masih didominasi tekanan jual. Kami perkirakan, saat ini posisi ASII sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (2), sehingga ASII masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: Rp4.680-4.750
Target Price: Rp5.000, Rp5.175
Stoploss: below Rp4.640

DAAZ – Buy on Weakness
DAAZ menguat 24,72% ke Rp5.550 disertai peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu menembus MA20. Kami perkirakan, posisi DAAZ saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: Rp4.810-5.275
Target Price: Rp5.675, Rp6.100
Stoploss: below Rp4.540

ICBP – Buy on Weakness
ICBP menguat 0,23% ke Rp11.100 dan masih disertai oleh volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi ICBP saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave 2, sehingga ICBP masih rawan terkoreksi kembali.
Buy on Weakness: Rp10.625-10.900
Target Price: Rp11.475, Rp11.750
Stoploss: below Rp10.400

JPFA – Buy on Weakness
JPFA menguat 1,91% ke Rp1.870 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Selama masih mampu berada di atas Rp1.780 sebagai stoplossnya, maka kami perkirakan posisi JPFA sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: Rp1.805-1.835
Target Price: Rp1.935, Rp2.090
Stoploss: below Rp1.780 per unit saham.

BACA JUGA:   Usai Listing, VISI Gaet Dana Rp73,80 Miliar
Tags: ihsgindeks
Previous Post

Kementerian PU dan Asian Development Bank Jajaki Kerja sama Pembiayaan Infrastruktur Ketahanan Pangan, Air dan Energi

Next Post

Siloam Rencana Beli Aset Rumah Sakit First Reit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR