Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga sesi penutupan perdagangan berpotensi menguat hari ini.
Melalui website samuel.co.id, daily report Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (16/1/2025) memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Pasar saham AS ditutup menguat pada Rabu (15/01). Dow +1,65%, S&P 500 1,83%, dan Nasdaq 2,45%. Pasar ditutup lebih tinggi karena harapan tinggi untuk pendapatan bank terbayar dan update inflasi konsumen yang menunjukkan harga utama meningkat kurang dari yang diperkirakan pada bulan Desember.
Pasar komoditas ditutup beragam pada Rabu (15/01). Harga minyak WTI +1,55% ke level USD 80,04/bbl, harga minyak Brent 2,50% ke level USD 82,43/bbl, harga batubara -1,46% di level USD 114,60/ton, dan CPO -1,82% ke level MYR 4.362. Harga emas terpantau menguat 0,82% ke level USD 2.694/toz.
Bursa saham Asia ditutup beragam pada Rabu (15/1). Kospi -0,59%, Hang Seng +0,34%, dan Shanghai -0,43%.
IHSG ditutup pada level 7.079,6 (+1,77%), dengan net sell asing sebesar Rp 593,5 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 563,4 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 30,1 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 429,1 miliar), BMRI (Rp 157 miliar), dan BBNI (Rp 54,7 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BRIS (Rp 32,2 miliar), SCMA (Rp 23,2 miliar), dan EMTK (Rp 19,5 miliar). Top leading movers emiten SMMA, MDKA, GOTO, sementara top lagging movers emiten BREN, BMRI, BBCA.
Kospi (+1,39%) dan Nikkei (0,60%) dibuka menguat pagi ini. “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini, didukung oleh sentimen positif dari bursa regional,” demikian tertera di website.
