Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum Tirta Sanjung Buana Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatra Barat terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas dari para pegawainya melalui kegiatan bimbingan teknis atau bimtek .
Dengan begitu, diharapkan terwujud talenta-talenta yang mampu melayani, sekaligus memberikan rasa puas kepada pelanggan hingga masyarakat.
Saat sesi pendalaman atau tanya-jawab materi presentasi bertujudul Tata Kelola dan Digitalisasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD, Direktur Perumdam Tirta Sanjung Buana, Doni Novriedi, menilai soal pentingnya kompetensi sumber daya manusia di internal perusahaan.
Dalam konteks untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas hingga integritas, manajemen Perumdam Tirta Sanjung mengimplementasikan bimtek bagi insan-insan di dalamnya sesuai dengan tugas kerja sehari-hari. “Jadi, teman-teman ini mengikuti pelatihan ada di berbagai bidang baik itu layanan, apakah itu pemeliharaan, masalah pengelolaan dan lain sebagainya,” kata Doni di hadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2025 yang berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, di Jakarta, hari ini.
Bahkan dia memberikan penjelasan secara rinci soal betapa pentingnya ilmu pengetahuan dalam rangka menjalankan tugas sehari-sehari seorang pegawai. “Jadi contoh untuk di instalasi pengolahan air. Kita diberikan khusus untuk pelatihan bagaimana dia bisa untuk mendapatkan ilmu untuk memberikan kualitas air yang jelas standarnya. Pakai bahan kimia tidak terlalu boros, dan sebagainya. Selama ini mungkin, mereka kurang memahami memakai bahan kimia, itu terlalu boros sehingga cost-nya terlalu tinggi. Jadi, kita beri pelatihan bagaimana mereka bisa mendapatkan ilmu tersebut dan bisa diterapkan di pekerjaan mereka sehari-hari. Itu di satu sisi teknis,” papar dia.
Bahkan Doni meyakini bahwa dengan peningkatan kompetensi pegawai akan berdampak terhadap kepuasan pelanggan hingga masyarakat. ”Dengan kualitas kitanya sudah bagus, layanan kita maksimal, itu tentu masyarakat merasa puas. Sekarang ‘kan yang kita minta nich kepuasan masyarakat. Masyarakat puas bercerita dengan masyarakat lain, wah luar biasanya PDAM, airnya 24 jam, kualitasnya mumpuni dan lain sebagainya. Tentu akan memberikan efek kepada masyarakat lain untuk bisa menjadi pelanggan dari Perumda Air Minum Tirta Sanjung Buana,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui total jumlah pegawai Perumdam Tirta Sanjung Buana mencapai 94 orang dengan pegawai tetap sebanyak 60 orang dan 34 tidak tetap dengan status seperti magang dan pegawai harian.
Dalam pandangan Doni, tidak masalah dengan banyaknya jumlah pegawai namun yang menjadi prioritas adalah peningkatan kualitas dan kepuasan pelanggan. Karena itu, dirinya tak mempersoalkan, apabila perumdam harus menambah jumlah pegawai.
“Jadi begini untuk penambahan SDM, kita lihat kebutuhan dulu. Sekarang ‘kan umpamanya contoh tahun ini ada yang pensiun. Tentu harus kita gantikan dengan yang baru, yang pensiun ada dua orang. Dengan penambahan pelanggan tentu kita akan butuh penambahan karyawan. Contoh untuk membaca meter. Penambahan pelanggan 1500 – 2000 setiap tahunnya, tentu untuk pembaca meter harus kita tambah. Tak mungkin satu pembaca meter akan membaca sampai 2000-3000 pelanggan. Mereka bekerja 21 hari dalam satu bulan, itu yang akan kita bagi,” kata Doni.
