TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bahlil Ungkap Kendala Pembangunan Pembangkit EBT di Indonesia

Albarsyah
22 January 2025 | 15:02
rubrik: Business Info
Realisasi Investasi 2023 Capai Rp 1.418 T, Lampaui Target Presiden dan RPJMN

Jakarta, TopBusiness – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kendala yang dihadapi Indonesia dalam membangun pembangkit listrik ialah jaringan transmisi yang belum memadai.

Padahal kata Bahlil, pembangunan jaringan transmisi ini akan mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang bersumber dari sumber daya alam, untuk dapat menjangkau kebutuhan masyarakat yang tersebar di berbagai lokasi.

“Nah kita memang betul punya kekayaan sumber daya alam terhadap pembangkit listrik tenaga matahari, air, angin maupun yang lain-lain. Tapi problem kita sekarang Bapak Presiden adalah jaringan yang dulu dipasang tidak didesain untuk menjemput tempat-tempat di mana kita membangun energi baru terbarukan,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1).

Oleh karena itu, Bahlil menegaskan komitmennya untuk membangun jaringan transmisi listrik untuk mengimbangi pengembangan pembangkit listrik. “Karena itu kita mendorong untuk membangun jaringan ke depannya,” katanya.

Adapun pada Senin (20/1)) Presiden Prabowo meresmikan pembangunan 11 proyek Transmisi 739,71 kilometer sirkuit (kms) dan Gardu Induk sebesar 1.740 Mega Volt Ampere (MVA).

Proyek ini akan mengalirkan pasokan listrik dari pembangkit baru menuju pusat-pusat ekonomi, serta akan mendukung pengoperasian pabrik-pabrik, smelter, dan kawasan-kawasan industri, sekaligus memperkuat keandalan listrik di daerah-daerah strategis.

“Pak Presiden kami juga melaporkan bahwa selain kita meresmikan 3,2 Gigawatt (pembangkit listrik), kita meresmikan juga 11 proyek jaringan transmisi Gardu Induk dengan total panjang transmisi 739,7 kms dan 1.740 MVA Gardu Induk. Proyek ini mengalirkan pasokan listrik dari pembangkit baru,” ujar Bahlil.

BACA JUGA:   Luhut: Transisi Energi Bakal Hemat Subsidi Rp 90 Triliun per Tahun
Tags: pengembangan EBT
Previous Post

Pemerintah Siapkan Subsidi Cicilan Rumah Rp 600.000/Bulan

Next Post

RI Gandeng China Kembangkan Pabrik Pengolahan Copper Foil Baterai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR