Jakarta, TopBusiness—Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian RI (ILMATE Kemenperin) Setia Diarta mengatakan, pemerintah Indonesia mendorong Boeing memberikan dukungan dalam upaya penggunaan bahan bakar ramah lingkungan. Hal itu untuk menekan emisi karbon di industri penerbangan.
“Saat ini, peralihan penggunaan bahan bakar fosil ke bahan bakar berbasis energi hijau (green energy) untuk pesawat terbang masih menjadi tantangan,” kata dia saat mendampingi Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza, menerima kunjungan perwakilan Boeing, di Jakarta (23/1/2025).
“Pemerintah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi udara, dan butuh support Boeing untuk mewujudkan komitmen ini,” tutur Dirjen ILMATE.
Sementara itu, President of Boeing Southeast Asia, Penny Burtt, menyampaikan bahwa Boeing berkomitmen meningkatkan kolaborasi di sektor penerbangan komersial bermodalkan pengalaman selama 75 tahun hadir di Indonesia.
Ia juga mengapresiasi pertemuan dengan Wamenperin guna mendengar prioritas pemerintah di bidang pengembangan ekonomi, arah kebijakan industri, serta pengembangan sektor industri dirgantara dan penerbangan.
“Kami melihat Indonesia punya potensi untuk berkontribusi terhadap pengembangan industri penerbangan yang berkelanjutan. Kami juga berkomitmen untuk melanjutkan kerja sama tersebut dengan perusahaan Indonesia dalam meningkatkan kapabilitas dan membawa mereka menjadi penyedia komponen Boeing global,” kata Penny.
