TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT Bukit Asam Tbk Bakal Konversi Batu Bara ke Bahan Baku Baterai

Albarsyah
24 January 2025 | 14:17
rubrik: BUMN
Tak Cuma Incar Laba, Bukit Asam Intensifkan  ESG

Sumber Foto: PTBA

Jakarta, TopBusiness – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meluncurkan pilot project alias proyek uji coba konversi batu bara menjadi Artificial Graphite dan Anode Sheet yang digunakan dalam pembuatan baterai Lithium-ion (Li-ion). Hal itu diklaim sejalan dengan Asta Cita yang diusung pemerintah dan visi PTBA menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan.

Direktur Pengembangan Usaha PTBA, Rafli Yandra mengatakan, proyek uji coba sebagai upaya menjadikan batu bara sebagai bahan baku penting untuk industri kendaraan listrik. “Pengembangan Artificial Graphite dan Anode Sheet dapat menjadi terobosan penting dalam hilirisasi batu bara. Selain itu juga akan mendukung kemajuan industri kendaraan listrik di dalam negeri,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Rabu, 22 Januari 2025. 

Artificial Graphite adalah komponen utama dalam pembuatan anoda, yang berperan sebagai elektroda dalam baterai, sedangkan Anode Sheet adalah bagian vital dalam proses oksidasi untuk menghasilkan energi listrik. “Pengembangan produk seperti Artificial Graphite dan Anode Sheet adalah terobosan yang dapat mendorong kemajuan industri kendaraan listrik,” ujarnya. 

PTBA juga mengembangkan produk hilir batu bara lainnya, yaitu asam humat, dalam kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Asam humat, yang berfungsi sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah, telah memasuki tahap prototipe pada 12 Desember 2024 di IUP Peranap, Indragiri Hulu, Riau, dan akan dilanjutkan dengan tahap pengembangan lebih lanjut.

“Produk hilirisasi seperti asam humat ini juga mendukung program Asta Cita pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan,” ujar Rafli.

Pada sektor Energi Baru dan Terbarukan, PTBA memanfaatkan lahan bekas tambang untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), terdapat di Ombilin (Sumatera Barat) dan Tanjung Enim (Sumatera Selatan) yang memiliki potensi PLTS sebesar 200 Megawatt-peak (MWp). Selain itu ada PLTS yang telah dibangun, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta sejak Oktober 2020, serta di jalan tol Bali-Mandara dan dengan PT Semen Baturaja Tbk.

BACA JUGA:   PTBA Terima Bantuan Alkes dari Rekanan Cina

“Dengan berbagai terobosan ini, PTBA berkomitmen untuk terus mendukung hilirisasi batu bara dan pengembangan EBT demi ketahanan energi nasional, pembangunan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. 

Tags: ptba
Previous Post

Lunasi Surat Utang USD88 Juta, BSDE Tak Punya Sisa Utang 2025

Next Post

Pemerintah ‘Belah’ HGBT Industri untuk Bahan Baku dan Bakar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR